IndonesiaBuzz: Sragen, 6 November 2023 – Hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Sragen, Sabtu (4/11/2023) sore. Akibatnya, sejumlah bangunan rusak dan pohon tumbang di 10 desa/kelurahan di delapan kecamatan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Triyono Putro mengatakan, bahwa bencana angin tersebut terjadi sekitar pukul 17.40 WIB.
“Kerusakan akibat bencana ini, mengakibatkan 13 pohon tumbang dan sejumlah bangunan rusak. Pohon tumbang terjadi di depan Makam SI Sragen, Ringinanom, depan GKJ Sragen, dekat simpang Meteor, dan daerah lainnya,” katanya.
Salah satu bangunan yang rusak adalah joglo di Pondok Pesantren Al Falah Hidayatullah Muhtadiin, Nglombo, Tenggak, Sidoharjo. Joglo tersebut berukuran 8 meter x 9 meter dan tempat parkir samping joglo juga mengalami kerusakan. Kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.
Selain itu, kantor Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Padas, Tanon, juga mengalami kerusakan di bagian kanopi karena terbawa angin. Kerugian berkisar Rp50 juta. Padepokan perguruan solat di Dukuh Dadapan, Desa Padas, Tanon, juga rusak berat dengan kerugian ditafsir Rp50 juta.
“Di Desa Tanon ada pohon yang mengenai rumah. Di Pare Mondokan ada pohon tumbang yang mengenai dapur. Pohon tumbang juga membuat rumah di Desa Ngandul, Sumberlawang, Sragen. Akibat terjadinya musibah itu, jaringan listrik padam karena tertimpa pohon tumbang dan akses jalan terganggu,” ungkap Triyono.
Ia menambahkan, banyak pemilik rumah yang mengalami dampak dari bencana tersebut. Warga setempat yang tidak terdampak berinisiatif untuk melakukan kerjabakti membersihkan puing-puing bangunan yang roboh terkena angin kencang.
Ia juga mengimbau, agar instansi terkait dan masyarakat untuk mewaspadai kejadian tersebut dengan cara memangkas ranting pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan atau pemukiman warga.







