IndonesiaBuzz : Madiun, 15 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Madiun bersama BPJS Kesehatan mendorong peningkatan kualitas layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk melalui optimalisasi antrean online Mobile JKN.
Upaya tersebut dibahas dalam Forum Kemitraan dan Komunikasi Kabupaten Madiun Tahun 2026 di Ruang Gambar Pendopo Muda Graha, Madiun, Senin (14/9/2026).
Forum yang diikuti unsur pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan pemangku kepentingan terkait itu membahas sejumlah persoalan dalam penyelenggaraan JKN.
Agenda mencakup perkembangan kepesertaan, mutu pelayanan, perlindungan jaminan sosial, serta penguatan layanan kesehatan tingkat primer.
Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi yang mewakili Bupati Madiun menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam memastikan program JKN berjalan optimal.
Forum tersebut menjadi wadah untuk menyatukan langkah sekaligus mengevaluasi pelaksanaan pelayanan kesehatan di Kabupaten Madiun.
“Melalui forum ini kita dapat memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta membangun komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Madiun khususnya”, ujarnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Madiun WD Puspitasari kemudian memaparkan kondisi pelaksanaan JKN di Kabupaten Madiun, termasuk capaian kepesertaan dan sejumlah tantangan pelayanan.
Ia meminta dukungan pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan perlindungan jaminan sosial, memperkuat fasilitas kesehatan tingkat primer, dan memperluas pemanfaatan teknologi digital.
Puspitasari menilai antrean online Mobile JKN menjadi salah satu layanan digital yang perlu dioptimalkan fasilitas kesehatan.
Penggunaan fitur tersebut dinilai dapat memangkas waktu tunggu pasien dibandingkan dengan pelayanan tanpa antrean online.
“Karena untuk implementasi antrean online Mobile JKN di fasilitas kesehatan ini juga memudahkan. Kalau kita memanfaatkan antrean online Mobile JKN, waktu tunggunya sekitar 30 menit, tapi kalau kita tidak menggunakan antrean online waktu tunggunya bisa sekitar 5 jam Pak Wabup. Jadi, saya mohon dukungan dan arahan dari Pak Wabup terkait program JKN ini, untuk mewujudkan layanan kesehatan yang lebih baik”, harap Puspitasari.
Pembahasan dilanjutkan dengan diskusi bersama peserta forum untuk menghimpun masukan dan usulan terkait pelayanan kesehatan. Pemkab Madiun dan BPJS Kesehatan selanjutnya mendorong penguatan koordinasi agar pelaksanaan JKN semakin efektif dan mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat dan Sejahtera). (@Red/Kominfo)


