IndonesiBuzz: Lampung Selatan, 15 September 2026 – Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda memasuki hari kedelapan, Selasa (15/9/26). Setelah tujuh hari pencarian belum membuahkan hasil, Tim SAR Gabungan kini memperluas area operasi hingga 872 mil laut.
Perluasan wilayah pencarian dilakukan setelah tim mengevaluasi hasil operasi selama sepekan terakhir. Area pencarian kini mencakup wilayah dari Tanjung Belimbing hingga sekitar Pulau Sebesi.
Komandan Pos SAR Bakauheni Kantor SAR Lampung Rezie Kuswara Nunyai mengatakan, pada pencarian sebelumnya tim telah menyisir sejumlah wilayah pesisir Lampung Selatan, termasuk kawasan Tanjung Tua hingga Pulau Sebesi.
“Kemarin kami menyisir pesisir, Tanjung Tua. Penyisiran dari Pulau Mengkudu sampai Tanjung Tua, menengah sedikit sampai Pulau Sebesi,” kata Rezie, Selasa (15/9/26).
Memasuki hari kedelapan, operasi kembali dilanjutkan setelah Search Mission Coordinator (SMC) di Banten melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pencarian selama tujuh hari sebelumnya.
Nakhoda KN SAR Basudewa Lampung Capt. M. Fadli mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi, operasi pencarian diperpanjang selama tiga hari mulai Selasa.
“Untuk hari ini kita memasuki hari ke-8. Setelah kemarin dilaksanakan evaluasi oleh SMC di Banten, untuk hari ini diputuskan dilaksanakan pencarian kembali, artinya pencarian ditambah tiga hari ke depan mulai hari ini,” ujar Fadli.
Selama pencarian hari ketiga hingga ketujuh, KN SAR Basudewa memusatkan operasi di sekitar Teluk Semangka. Penyisiran dilakukan secara intensif untuk menemukan delapan orang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Namun, hingga berakhirnya pencarian hari ketujuh, tim belum menemukan para korban.
“Untuk pencarian yang berpusat kepada Teluk Semangka, kami mulai hari ke-3 sudah melaksanakan pencarian di seputaran Teluk Semangka ini dan sudah dilaksanakan penyisiran. Hingga hari ke-7 pun kita masih fokus di area Teluk Semangka. Namun demikian, sampai hari ke-7 kemarin, kami masih belum bisa menemukan korban,” jelas Fadli.
Memasuki hari kedelapan, sektor pencarian diperlebar. Tim SAR kini akan menyisir area mulai Tanjung Belimbing hingga sekitar Pulau Sebesi.
“Luasan area ini mencapai 872 nautical mile. Artinya sudah lebih lebar, lebih luas lagi. Diharapkan dengan perluasan area pencarian ini, kita dapat memaksimalkan dan segera menemukan rekan-rekan kita yang dinyatakan lost contact,” kata Fadli.
Perluasan area tersebut menjadi strategi baru untuk mengantisipasi kemungkinan korban atau benda yang berkaitan dengan kejadian terbawa arus dan bergeser jauh dari lokasi pencarian sebelumnya.
Operasi pencarian tidak hanya mengandalkan KN SAR Basudewa. Sejumlah unsur potensi SAR turut dilibatkan, termasuk personel TNI-Polri, TNI Angkatan Laut, serta Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP).
Seluruh unsur tersebut dibagi ke dalam sejumlah sektor untuk memperluas cakupan penyisiran.
“Seluruhnya melaksanakan pencarian di beberapa sektor yang sudah dibagi,” ujar Fadli.
Khusus tim SAR gabungan yang berada di KN SAR Basudewa, terdapat 27 personel. Sebanyak 15 personel berasal dari Basarnas Lampung, sementara 12 lainnya merupakan personel TNI-Polri dan relawan.
Selain KN SAR Basudewa, pencarian juga dilakukan menggunakan perahu karet atau RIB. Berdasarkan laporan pergerakan RIB 02 Bakauheni, delapan personel diberangkatkan dari Dermaga TPI Muara Pilu Bakauheni menuju Sektor D pada pukul 10.00 WIB.
RIB tersebut menempuh rute Bakauheni-Tanjung Tua-Pesisir Kalianda-Perairan Lagundi-Bakauheni.
Kondisi cuaca di wilayah operasi dilaporkan berawan dengan tinggi gelombang sekitar 0,5 hingga 1 meter. Kecepatan angin berada pada kisaran 10-15 knot.
Dengan kondisi tersebut, operasi pencarian dilaporkan berjalan dengan baik dan aman.
Meski demikian, faktor cuaca tetap menjadi salah satu aspek yang diperhitungkan dalam menentukan pola pencarian, terutama karena wilayah operasi kini semakin luas.
Tim SAR juga meminta dukungan masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di sekitar Teluk Semangka dan wilayah perairan sekitarnya.
Nelayan diminta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun benda yang diduga berkaitan dengan speedboat yang hilang kontak.
“Bagi nelayan yang berkegiatan di seputaran Teluk Semangka dan sekitarnya, kami imbau apabila menemukan tanda-tanda keberadaan rekan kita di sekitaran wilayah Teluk Semangka untuk menghubungi aparatur setempat, TNI-Polri dan Basarnas,” tandas Fadli.
Dengan diperpanjangnya operasi selama tiga hari dan diperluasnya area pencarian hingga 872 mil laut, Tim SAR Gabungan berharap peluang menemukan lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang masih dinyatakan hilang kontak dapat semakin besar. @yudi







