IndonesiaBuzz: Ngawi, 26 April 2026 – Persinga Ngawi terus menunjukkan keseriusannya menatap putaran nasional Liga 4 musim 2025-2026. Tim berjuluk Laskar Ketonggo itu mulai mematangkan kesiapan melalui kombinasi pembenahan skuad dan penguatan aspek taktik lewat laga uji coba.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Ketonggo, Ngawi, Sabtu (24/4/26), Persinga Ngawi berhasil mengalahkan Mataram Utama FC dengan skor tipis 1-0. Laga ini disaksikan sekitar 1.300 suporter yang memenuhi tribun stadion, menciptakan atmosfer kompetitif yang intens sejak menit awal.
CEO Persinga Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, menegaskan bahwa uji coba ini bukan sekadar pemanasan, tetapi bagian dari strategi pemulihan mental pemain usai tampil di putaran final Liga 4 Jawa Timur.
“Ini modal kita menuju babak nasional Liga 4. Lawan yang kita hadapi adalah salah satu juara dari DIY. Lewat laga ini, kami ingin mengembalikan semangat pemain setelah putaran final kemarin,” ujarnya.
Dwi Rianto, yang juga menjabat Wakil Bupati Ngawi, menilai kemenangan ini memberi dampak positif terhadap kepercayaan diri skuad. Ia menekankan bahwa kesiapan mental akan menjadi faktor penentu di level nasional yang persaingannya jauh lebih ketat.
Di sisi lain, Persinga juga membuka peluang menjadi tuan rumah putaran nasional Liga 4. Namun keputusan final masih menunggu hasil drawing dari operator kompetisi.
“Pengajuan sedang diproses. Kalau kesiapan, kami sudah maksimal. Tinggal bagaimana mental pemain benar-benar siap,” tambahnya.
Sementara itu, Pelatih Persinga Ngawi, Slamet Riyadi, menyoroti aspek teknis yang masih perlu perbaikan. Ia menilai penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah utama setelah tim gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas.
“Ini seperti gladi resik menuju nasional. Tapi finishing masih jadi catatan. Ada enam sampai tujuh peluang bersih yang belum menjadi gol,” ujarnya.
Selain itu, transisi bertahan saat menghadapi serangan balik lawan juga menjadi evaluasi penting dalam sesi uji coba ini.
Slamet juga mengonfirmasi adanya potensi perubahan komposisi skuad hingga 10 persen, termasuk rencana mendatangkan penyerang baru. Hal ini menyusul absennya striker andalan Rizki Sena yang harus naik meja operasi akibat cedera ACL dan diperkirakan absen hingga tujuh bulan.
“Dia kemungkinan tidak bisa tampil di putaran nasional. Kami harus mencari pengganti yang sepadan,” tegasnya.
Dengan waktu persiapan yang masih tersisa hingga akhir Mei atau awal Juni 2026, Persinga memilih menjaga intensitas latihan sekaligus memperkuat game plan. (Esaputra /Koresponden Ngawi)







