IndonesiaBuzz : Madiun, 28 November 2025 – Pemerintah melalui Bulog Cabang Madiun memastikan penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) alokasi Oktober–November 2025 di Kabupaten Madiun telah rampung sepenuhnya.
Proses distribusi yang berlangsung sejak awal November resmi ditutup pada Jumat, 28 November 2025, bersamaan dengan pendampingan monitoring dan evaluasi (monev) di titik penyaluran terakhir di Kecamatan Pilangkenceng.
Kepastian itu disampaikan Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto, saat memantau penyaluran bagi Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Desa Kedungmaron, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.
Ia menegaskan bahwa seluruh penerima di 15 kecamatan telah memperoleh haknya, tanpa hambatan berarti di lapangan.
“Hari ini pembagian terakhir. Kabupaten Madiun sudah menyalurkan bantuan pangan alokasi Oktober dan November 100 persen,” ujar Agung Sarianto saat ditemui di sela monev, Jumat (28/11/2025).
Total bantuan yang didistribusikan mencapai 1.250.860 kilogram beras dan 250.172 liter minyak goreng. Setiap PBP menerima 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng untuk dua alokasi.
Agung menyebut keberhasilan penyaluran ini berkat kesiapan logistik dan dukungan dinas terkait di tingkat daerah.
“Alhamdulillah tidak ada kendala. Komoditas selalu ready, stok kami sangat cukup dan minyak goreng datang tepat waktu. Penyaluran di Kabupaten Madiun on time sesuai jadwal,” ungkapnya.
Untuk Desa Kedungmaron sendiri, Bulog menyalurkan bantuan bagi 240 PBP dengan total 4,8 ton beras dan 960 liter minyak goreng.
Penyaluran serentak di Kecamatan Pilangkenceng menjadi penutup rangkaian distribusi bantuan pangan di Kabupaten Madiun.
Agung kembali mengingatkan agar bantuan digunakan sesuai tujuan.
“Ini bentuk bantuan, jadi mohon dikonsumsi sendiri. Jangan dijual,” tegasnya.
Menghadapi masa Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bulog menyatakan stok pangan dalam kondisi sangat aman.“Stok kami sangat cukup. Saat ini beras Bulog mencapai 60.761 ton, cukup untuk 10 sampai 12 bulan ke depan,” pungkasnya. (Arn)







