Monday, April 27, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Sudut Pandang Celoteh

Babad Alas Wanamarta: Sebuah Refleksi Bulan Sura 2025

by Redaksi IndonesiaBuzz
July 23, 2025
Reading Time: 4 mins read
Babad Alas Wanamarta: Sebuah Refleksi Bulan Sura 2025

Babad Alas Wanamarta (Ilustrasi: IB)

Oleh KP. Hari Andri Winarso Wartonagoro
(Wakil Direktur Utama/Direktur Operasional PT Sunan Nusantara Media · Jurnalis · Sentana Dalem Kraton Kasunanan Surakarta)
KP. Hari Andri Winarso Wartonagoro

IndonesiaBuzz: Opini – Bulan Sura, dalam kalender Jawa, bukan sekadar masa yang disebut wingit atau keramat. Ia adalah cermin—bagi raja, abdi dalem, dan rakyat—untuk menengok kembali hakikat pengabdian, keberanian, dan dharma. Di tahun Warsa Dal 1959 (2025 Masehi) ini, Kraton Surakarta Hadiningrat kembali mengangkat lakon agung “Babad Alas Wanamarta” dalam Hajad Dalem Ringgitan Tutup Wulan Sura.

Sebagai seorang Sentana Dalem, sekaligus insan media dan jurnalis, saya merasakan bahwa lakon ini bukan hanya cerita pewayangan, tetapi sebuah refleksi batin.

Pandawa: Cermin Kepemimpinan dan Laku Pasrah yang Aktif

Dalam lakon ini, para Pandawa Lima menerima keputusan yang tidak adil: hanya diberi hutan angker Wanamarta, bukan separuh kerajaan Hastina. Tapi alih-alih menggugat atau membalas, mereka memilih jalan Narima ing Pandum, membuka hutan, dan membangun Amarta dengan keringat dan jiwa.

Sebagai abdi dalem, ini adalah pelajaran agung: kita tidak selalu mendapat tempat terhormat, tetapi kita bisa membuat tempat itu menjadi terhormat. Di tengah dunia modern yang serba instan dan kompetitif, Babad Alas Wanamarta mengingatkan bahwa pengabdian sejati bukan tentang posisi, tetapi tentang kontribusi dan ketulusan laku.

BeritaTerkait

7 Penyebab Utama Banyaknya Pejabat di Indo Berani Korupsi

7 Ciri Utama Lelaki Yang Menyembunyikan KetidakBahagiaan Kronis

Membuka Hutan dalam Diri Sendiri

Hutan Wanamarta dalam cerita bukan hanya hutan fisik. Ia adalah simbol dari ketidaktahuan, kemalasan, ego, dan kebencian. Maka ketika para Pandawa membabat alas, sejatinya mereka juga membuka hutan dalam dirinya sendiri—menebas angkara murka dan menanam benih peradaban.

Sebagai bagian dari kraton dan dunia media, saya meyakini bahwa bangsa ini sedang berada dalam proses babad alas kolektif. Kita sedang berjuang menebas hutan-hutan yang menutupi nilai luhur: kejujuran, welas asih, tanggung jawab. Dan untuk itu, kita perlu meneladani Pandawa: berani, sabar, dan bersatu dalam tugas besar membangun peradaban jiwa.

Arimbi: Wujud Kebaikan yang Sering Kita Takuti

Lakon ini juga mengajarkan betapa sering kita menolak kebaikan hanya karena rupanya tidak sesuai harapan. Arimbi, seorang raksasi berhati mulia, menyelamatkan Bima dari maut. Tapi karena rupanya buruk, ia dihindari. Baru setelah mendapatkan restu dari Kunti, wujudnya berubah menjadi cantik—padahal sejak awal, jiwanya sudah terang.

Di zaman yang diliputi obsesi pada citra dan kemasan, Arimbi mengajarkan bahwa keindahan sejati tumbuh dari ketulusan. Dan bahwa tugas kita sebagai insan budaya adalah membuka mata masyarakat untuk mengenali cahaya dalam sosok-sosok yang selama ini disingkirkan.

Semar: Punakawan adalah Guru yang Disamar

Sebagai abdi dalem, saya merasa dekat dengan figur Semar. Di tengah ketegangan dan peperangan, Semar hadir sebagai suara kebijaksanaan. Tak bersenjata, tapi mampu menghentikan pertempuran dengan satu kalimat. Tak memimpin, tapi semua pemimpin mendengarkannya.

Dalam struktur kraton, dalam ruang media, bahkan dalam ruang nasional, kita butuh sosok-sosok seperti Semar—yang suaranya lembut tapi menembus hati, yang tidak haus jabatan tapi menjadi panutan sejati. Semar adalah roh abdi dalem yang tak tergantikan: rendah hati, waskita, dan hadir hanya untuk melayani kebenaran.

Bulan Sura: Saatnya Membuka Alas Batin Bangsa

Pementasan Babad Alas Wanamarta di penghujung Wulan Sura ini bukan sekadar hiburan. Ia adalah ritual kolektif untuk menutup bulan penuh tapa dengan harapan terang. Ia adalah ajakan dari Kraton kepada kita semua—baik sebagai rakyat, pemimpin, atau abdi—untuk merenung, menyucikan niat, dan menata kembali jalan pengabdian.

Karena bangsa yang besar bukan hanya dilihat dari megahnya bangunan, tetapi dari tegaknya nilai dan ketulusannya dalam melayani.

Menjadi Pandawa di Zaman Kini

Kita semua, dalam peran apapun hari ini—wartawan, guru, petani, pemimpin, pelajar—punya hutan yang harus kita buka. Hutan dalam pikiran. Hutan dalam birokrasi. Hutan dalam moralitas publik.

Dan sebagaimana Pandawa membangun Amarta dari hutan terbuang, kita pun dapat membangun Indonesia yang adil, lestari, dan penuh rasa—asal kita mau bekerja tanpa pamrih, mengabdi dengan tulus, dan berjalan dalam dharma. @indonesiabuzz

📍 Ditulis sebagai refleksi dalam rangka Ringgitan Tutup Wulan Sura, Kraton Surakarta Hadiningrat, 25 Juli 2025

Tags: Abdi DalemCelotehKP Hari Andri Winarso WartonagoroKraton SurakartaOpiniSudut PandangSuro 2025wayang kulit
Share222SendScan

Trending

Sat Resnarkoba Polres Wonogiri Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis, Dua Pelajar Diamankan
Hukum & Kriminal

Sat Resnarkoba Polres Wonogiri Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis, Dua Pelajar Diamankan

13 hours ago
Pakar Hukum Soroti Pentingnya Koneksitas dalam KUHAP Baru, Kasus Penyiraman Air Keras Jadi Sorotan
News

Pakar Hukum Soroti Pentingnya Koneksitas dalam KUHAP Baru, Kasus Penyiraman Air Keras Jadi Sorotan

13 hours ago
Persinga Ngawi Menang Tipis atas Mataram Utama FC, Asah Mental Menuju Liga 4 Nasional
Sport

Persinga Ngawi Menang Tipis atas Mataram Utama FC, Asah Mental Menuju Liga 4 Nasional

13 hours ago
Penumpang KAI Daop 7 Madiun Tembus 3 Juta di Awal 2026
Halo Jatim

Penumpang KAI Daop 7 Madiun Tembus 3 Juta di Awal 2026

1 day ago
Polda Jateng Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Kedungpane, Ibu Mertua dan Menantu Jadi Kurir
Hukum & Kriminal

Polda Jateng Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Kedungpane, Ibu Mertua dan Menantu Jadi Kurir

2 days ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Sat Resnarkoba Polres Wonogiri Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis, Dua Pelajar Diamankan

Sat Resnarkoba Polres Wonogiri Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis, Dua Pelajar Diamankan

April 26, 2026
Pakar Hukum Soroti Pentingnya Koneksitas dalam KUHAP Baru, Kasus Penyiraman Air Keras Jadi Sorotan

Pakar Hukum Soroti Pentingnya Koneksitas dalam KUHAP Baru, Kasus Penyiraman Air Keras Jadi Sorotan

April 26, 2026

TERPOPULER

PTUN Surabaya Batalkan Rekomendasi Camat dalam Sengketa Pengisian Perangkat Desa Tirak

Satpol PP Ngawi Layangkan SP-1 ke Outlet 23 HWG, Diduga Langgar Izin Penjualan Miras

Diduga Terjerat Skema Pinjaman, Warga Magetan Terancam Kehilangan Aset

3.142 Pil Koplo dan Sabu 8,2 Gram Dimusnahkan Kejari Ngawi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In