Indonesiabuzz.com : Redaksi, 29 Januari 2026 – Bagi kebanyakan kaum lelaki, budaya curhat ke rekan sendiri atau bahkan ke pasangan bisa menjadi hal yang sangat susah untuk dilakukan. Lelaki lebih memilih untuk diam dan berusaha sendiri untuk menyelesaikan segala tanggung jawab. Hal ini bisa membuat lelaki merasa tidak ‘bahagia’ dalam hidupnya, dan lebih memilih untuk menyembunyikannya dari siapapun.
Sebagai rekan atau pasangannya, kamu wajib untuk tahu hal apa saja yang menunjukkan adanya rasa ‘tak bahagia’ pada rekan atau pasangan lelaki anda.
Berikut redaksi rangkum 7 ciri utama laki-laki yang sebenarnya jauh dari rasa bahagia :
1. Berusaha Menarik Diri dari Interaksi Sosial.
Rasa tidak bahagia membuat lelaki cenderung mengisolasi diri dan sebisa mungkin mulai absen dari acara-acara sosial. Dia juga menjadi semakin jarang menjawab pesan, dan lebih memilih sendirian bukan karena sibuk, melainkan karena tak mau memperlihatkan diri di depan orang lain.
2. Mudah Marah Karena Hal Sepele.
Ketidakbahagiaan yang dirasakan, tanpa Ia sadari membuatnya menjadi pribadi yang mudah marah karena hal sepele yang sebenernya sangat mudah di maklumi atau diselesaikan.
3. Bekerja Terlalu Keras (Overworking).
Bekerja secara berlebihan sering kali digunakan sebagai mekanisme pelarian untuk menghindari emosi negatif atau kenyataan hidup yang menyakitkan. Pekerjaan menjadi “tempat persembunyian” agar tidak perlu memikirkan rasa hampa.
4. Mengabaikan Perawatan Diri.
Mereka mulai tidak peduli dengan penampilan atau kesehatan fisik. Hal ini bisa terlihat dari pola makan yang buruk, kurang tidur, hingga mengabaikan kebersihan diri karena merasa dirinya tidak berharga.
5. Mengejar Kesenangan Sesaat secara Berlebihan.
Untuk menutupi rasa hampa, sebagian laki-laki beralih ke perilaku adiktif seperti konsumsi alkohol berlebih, perjudian, atau bermain game secara obsesif sebagai bentuk pelarian emosional.
6. Kehilangan Fokus dan Produktivitas.
Ketidakbahagiaan yang kronis menguras energi mental, membuat seseorang sulit berkonsentrasi pada tugas sehari-hari atau kehilangan minat pada hobi yang dulunya ia sukai.
7. Perubahan Pola Tidur yang Drastis.
Tidur bisa menjadi pelarian (terlalu banyak tidur) atau justru menjadi musuh karena pikiran yang terus gelisah (insomnia). Perubahan ini sering kali mencerminkan beban emosional yang sedang ditanggung.
Apakah pasangan atau rekan anda menunjukkan ciri-ciri seperti yang redaksi tulis diatas ? Kalau ‘iya’, segera berikan perhatian lebih padanya sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang untuk membuatnya merasa lebih baik dalam menjalani hidupnya. (Ananda-Red)







