Wednesday, September 23, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Kuliner

Brem, Jajanan Legendaris Khas Madiun yang Kaya Manfaat

by wara.e
December 24, 2024
Reading Time: 2 mins read
Brem, Jajanan Legendaris Khas Madiun yang Kaya Manfaat

Jajanan brem merupakan makanan khas Madiun yang melegenda sejak jaman kerajaan. (Foto: Istimewa)

IndonesiaBuzz: Kuliner – Brem, salah satu makanan khas Madiun, telah menjadi legenda kuliner selama lebih dari satu abad. Camilan berbentuk balok ini menawarkan sensasi dingin yang berpadu dengan rasa manis dan asam khas tape, membuat siapa saja yang mencobanya terpikat.

Brem sangat mudah ditemukan di toko oleh-oleh di berbagai kota di Jawa Timur, termasuk Madiun, hingga di marketplace online. Harganya yang ramah kantong membuat brem menjadi favorit wisatawan yang berkunjung ke Madiun.

Kelezatan brem terletak pada teksturnya. Meskipun padat, brem langsung meleleh di mulut dengan rasa lembut dan sensasi dingin. Kombinasi rasa manis dan asam dari tape menciptakan pengalaman unik yang sulit dilupakan.

Brem diyakini sudah ada sejak era penjajahan di Desa Kaliabu dan Desa Bancong, Kabupaten Madiun. Pada masa kolonial, brem dianggap sebagai makanan mewah yang hanya dinikmati oleh kalangan tertentu. Kini, sekitar 80 pengrajin di wilayah tersebut melanjutkan tradisi membuat brem.

BeritaTerkait

Wabup Ngawi Apresiasi Pawon Jadul Masa Kini, Dorong Ekonomi dan UMKM Lokal

Rumah Makan Jemani Spesial Gurame Resmi Dibuka di Jalan Dr. Sutomo Madiun

“Brem itu sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Saya meneruskan usaha bapak saya dan bapak saya meneruskan usaha kakek saya. Saya masuk generasi keenam,” kata Aldino, pemilik usaha Brem Rumah Joglo 15 Rasa, dikutip dari Kompas.com, Senin (23/12/2024).

Nama “brem” diyakini berasal dari istilah “pengeraman,” proses fermentasi tapai yang memakan waktu berhari-hari. Pembuatan brem membutuhkan waktu hingga sepuluh hari, mulai dari fermentasi tape ketan hingga pencetakan adonan.

Seiring waktu, brem Madiun hadir dalam berbagai bentuk, warna, dan rasa. Awalnya hanya memiliki rasa asam manis, kini tersedia varian cokelat, stroberi, melon, durian, hingga kopi. Bentuknya pun bervariasi, dari balok persegi hingga ukuran kecil menyerupai permen.

Brem tidak hanya dinikmati oleh warga lokal, tetapi juga diekspor hingga ke mancanegara, seperti Denmark dan Malaysia. Menurut Aldino, brem produksinya dijual mulai Rp5.000 hingga Rp32.000 dengan omzet bulanan mencapai puluhan juta rupiah.

“Selain tingkat lokal, pasaran kami sudah sampai Bali dan Kalimantan. Terutama dari Bali. Untuk Bali pasar domestik. Wisatawan ingin bawa oleh-oleh di sana. Kemudian di sana menjadi brem Bali. Kalau luar negeri kami pernah mengirim ke Denmark dan Malaysia,” jelasnya.

Selain lezat, brem juga memiliki manfaat kesehatan. Konsumsi brem dipercaya dapat memperlancar peredaran darah, menurunkan risiko serangan jantung, dan membantu penyembuhan jerawat. Beberapa penggemar brem bahkan mengaku menjadikannya camilan untuk menjaga kesehatan kulit dan tubuh.

Pecinta kuliner memiliki cara unik menikmati brem. Misalnya, Muhtar dari Kota Madiun mengkonsumsi brem untuk membantu mengatasi jerawat.

“Saya sering makan brem untuk mengurangi jerawat. Apalagi kulit muka saya berminyak jadi mudah berjerawat,” kata Muhtar.

Sementara itu, Nurjannah, warga Kabupaten Madiun, menyukai kombinasi brem dengan secangkir kopi pahit, menciptakan sensasi rasa yang menyegarkan.

Brem bukan sekadar camilan biasa, tetapi juga warisan budaya dan kebanggaan Madiun yang terus memikat hati para pecinta kuliner dari generasi ke generasi. @wara-e

Tags: BremBrem MadiunJajanan Legendaris Madiun
Share222SendScan

Trending

KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar dalam Kasus Suap ATR/BPN
News

KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar dalam Kasus Suap ATR/BPN

5 hours ago
2.327 Mahasiswa Wonogiri Berebut 605 Kuota Pemuda Berprestasi
News

2.327 Mahasiswa Wonogiri Berebut 605 Kuota Pemuda Berprestasi

5 hours ago
Polres Ngawi Tetapkan Pria di Geneng sebagai Tersangka Dugaan Pencabulan Anak
News

Polres Ngawi Tetapkan Pria di Geneng sebagai Tersangka Dugaan Pencabulan Anak

6 hours ago
Indeks Desa 2026 Catat 174 Desa Mandiri di Madiun
News

Indeks Desa 2026 Catat 174 Desa Mandiri di Madiun

8 hours ago
Auto Draft
Ekonomi & Bisnis

KAI Daop 7 Potong Harga Tiket 10 Persen bagi Akademisi

8 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar dalam Kasus Suap ATR/BPN

KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar dalam Kasus Suap ATR/BPN

September 22, 2026
2.327 Mahasiswa Wonogiri Berebut 605 Kuota Pemuda Berprestasi

2.327 Mahasiswa Wonogiri Berebut 605 Kuota Pemuda Berprestasi

September 22, 2026

TERPOPULER

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Atlet Muda Sasana Soerjo Ngawi Borong Lima Medali di Kejurprov IBCA MMA

Perempuan 54 Tahun Ditemukan Meninggal di Aliran Bengawan Solo Ngawi

Mahasiswa PK UNY Edukasi 300 Siswa SD Condongcatur Tentang PHBS

Untung, Latief, dan Supardjo: Para Perwira dalam Pusaran G30S

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In