IndonesiaBuzz: Ponorogo 2 Desember 2023 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo menerima 35 Al-Quran dari Yayasan Dana Sosial al-Falah (YDSF) yang diserahkan langsung kepada Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) Jumat, (01/12/2023) pagi. Acara tersebut berlangsung di Masjid At-taubah Rutan Ponorogo dengan mengundang lebih dari 50 WBP dan dihadiri oleh para pejabat Rutan dan perwakilan YDSF.
Kegiatan penyerahan ini diawali dengan sambutan dari Kepala Subsi Pelayanan Tahanan Rutan Ponorogo, Azhar Farhani, yang menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif YDSF dalam mendukung kegiatan keagamaan di dalam rutan.
“Terimakasih kepada pihak YDSF dan dijaga dengan baik, digunakan dengan baik, semoga dengan bertambahnya Al-Qurán ini lebih semangat mengikuti kegiatan di Masjid,” ujarnya
Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Cabang YDSF Madiun, Afenu Fajar, yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an yang diserahkan merupakan amanah dari donatur yang bertujuan untuk memberikan manfaat bagi WBP.
“Kami dari Yayasan mempunyai konsen mendampingi saudara-saudara yang ada di rutan. Dan ini ada sedikit amanah dari donatur, yang kita sampaikan dengan Al-Qurán, semoga bermanfaat untuk bapak-bapak semua. Didalam Al-Qurán ada obat semoga bisa mendapatkan barokah hidayah bapak-bapak semua menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik,” jelas Afenu.
Selanjutnya puncak acara yakni penyerahan simbolis Al-Qur’an dari YDSF kepada Rutan Ponorogo. Afenu Fajar secara langsung menyerahkan Al-Qur’an kepada Azhar Farhani, yang kemudian secara simbolis menyerahkan kepada Gulang, selaku Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, untuk selanjutnya diserahkan kepada WBP.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, empat ustadz dan dua ustadzah dari YDSF turut hadir untuk memberikan dukungan rohani kepada WBP. Mereka siap memberikan pembinaan keagamaan kepada para WBP agar dapat memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan lebih baik.
Sementara itu, Mardan, salah satu WBP penerima Al-Qur’an mengatakan, bahwa mereka akan lebih giat dalam menjalani kehidupan di dalam rutan sesuai dengan himbauan dari Azhar Farhani. Selain itu, Al-Qur’an yang diterima akan dijadikan sebagai panduan hidup, dan mereka berkomitmen untuk lebih mendalami ajaran agama dengan bantuan ustadz-ustadzah YDSF.
“Kami akan lebih giat lagi sesuai himbaun dari Bapak Azhar, Al-Qurán ini akan kami baca, renungi, dihayati, kalau ada pertanyaan, ada yang kurang jelas isi Al-Qurán bisa ditanyakan ke ustadz-ustadz YDSF yang melaksanakan kegiatan pembinaan ada di Rutan,” ungkap Mardan. (Hms/Red)





