Tuesday, April 28, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Tokoh

Widji Thukul, Tokoh Perlawanan Orba yang Lama Hilang

by Redaksi IndonesiaBuzz
September 25, 2023
Reading Time: 3 mins read
Widji Thukul, Tokoh Perlawanan Orba yang Lama Hilang

Widji Thukul. (Ilustrasi: Istimewa)

IndonesiaBuzz: Tokoh – Widji Thukul, seorang penyair dan aktivis hak asasi manusia berkebangsaan Indonesia. Ia merupakan salah satu tokoh yang menjadi simbol perlawanan terhadap rezim Orde Baru (Orba). Namun, sejak tanggal 27 Juli 1998, Thukul menghilang dan tidak ada yang tahu keberadaannya hingga hari ini. Dugaan kuat mengatakan bahwa Thukul diculik oleh militer bersama beberapa aktivis lainnya yang turut melawan penindasan tersebut.

Keluarga yang Sederhana

Thukul, atau sapaan akrabnya, lahir sebagai anak pertama dari tiga bersaudara dalam keluarga Katolik dengan kondisi ekonomi yang sederhana. Ayahnya adalah seorang penarik becak, sementara ibunya kadang-kadang menjual ayam bumbu untuk membantu keluarga. Meskipun dalam kondisi sulit, Thukul mulai menulis puisi sejak SD dan tertarik pada dunia teater ketika masih duduk di bangku SMP. Bersama kelompok Teater Jagat, ia pernah ngamen puisi keluar masuk kampung dan kota. Untuk mencari nafkah, Thukul pernah menjual koran, menjadi calo karcis bioskop, dan bahkan menjadi tukang pelitur di sebuah perusahaan mebel.

Pada Oktober 1989, Thukul menikahi Siti Dyah Sujirah atau Sipon, yang saat itu berprofesi sebagai buruh. Pasangan ini kemudian diberkahi dengan dua anak, Fitri Nganthi Wani dan Fajar Merah.

BeritaTerkait

Ngobrol Bareng Anies Baswedan di UNAIR, Auditorium Dipenuhi 2.000 Peserta

Petani Muda Bojonegoro Berhasil Sabet Penghargaan Menteri Pertanian

Pendidikan Terbatas

Widji Thukul. (Foto: Istimewa)

Thukul pernah bersekolah di SMP Negeri 8 Solo dan melanjutkan pendidikannya hingga kelas dua di Sekolah Menengah Karawitan Indonesia dengan jurusan tari. Namun, karena kesulitan keuangan, ia terpaksa berhenti sekolah.

Perjuangan dan Aktivisme

Selama hidupnya, Thukul aktif dalam menyelenggarakan kegiatan teater dan melukis bersama anak-anak di kampung Jagalan, tempat ia dan keluarganya tinggal. Ia terlibat dalam aksi-aksi protes dan perjuangan hak asasi manusia. Pada tahun 1994, ia memimpin massa dalam aksi petani di Bringin, Ngawi, dan saat itu ia ditangkap dan dipukuli oleh militer. Pada tahun 1992, Thukul juga ikut dalam demonstrasi menentang pencemaran lingkungan oleh pabrik tekstil PT Sariwarna Asli Solo.

Thukul aktif di Jaringan Kerja Kesenian Rakyat (JAKER) sebagai ketua pada tahun-tahun berikutnya. Namun, pada tahun 1995, ia mengalami cedera mata kanan akibat benturan dengan mobil aparat saat ikut dalam aksi protes karyawan PT Sritex.

Hilangnya Thukul

Pada tanggal 27 Juli 1998, Thukul menghilang secara misterius dan tidak ada yang mengetahui keberadaannya hingga saat ini. Ia menjadi salah satu dari belasan aktivis yang hilang pada masa itu. Istinya, Sipon, melaporkan hilangnya Thukul kepada Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) pada bulan April 2000. Berbagai forum solidaritas, seperti Forum Sastra Surakarta (FSS) yang dimotori oleh penyair Sosiawan Leak dan Wowok Hesti Prabowo, mengadakan upaya-upaya untuk mencari jejak Thukul dengan gelar acara “Thukul, Pulanglah” yang diselenggarakan di berbagai kota.

Korban Penculikan

Thukul bukan satu-satunya korban penculikan selama periode itu. Kerusuhan pada Mei 1998 menyeret beberapa aktivis ke dalam daftar pencarian aparat Kopassus Mawar. Sejumlah aktivis dari berbagai latar belakang, termasuk Partai Rakyat Demokratik, Partai Demokrasi Indonesia, Partai Persatuan Pembangunan, JAKKER, pengusaha, mahasiswa, dan pelajar, menghilang sejak bulan April hingga Mei 1998. Thukul sendiri telah berpindah-pindah daerah untuk bersembunyi dari kejaran aparat semenjak bulan Juli 1996. Meskipun dalam pelariannya itu, ia tetap berjuang dengan menulis puisi-puisi pro-demokrasi, salah satunya berjudul “Para Jendral Marah-Marah.”

Pada tahun 2000, istri Thukul, Sipon, melaporkan hilangnya suaminya kepada KONTRAS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan), namun hingga saat ini, Thukul belum juga ditemukan.

Warisan Karya

Widji Thukul dikenal melalui beberapa karya puisi yang populer yang sering digunakan dalam aksi-aksi massa. Selain itu, ia juga telah menerbitkan dua kumpulan puisi dan antologi puisinya yang terkenal, “Mencari Tanah Lapang” (1994). Karya-karyanya menjadi bukti nyata dari perjuangan dan semangatnya dalam menghadapi ketidakadilan.

Meskipun Thukul telah hilang selama bertahun-tahun, namanya dan karyanya tetap menjadi inspirasi bagi banyak orang yang terus memperjuangkan hak asasi manusia dan kebebasan berbicara. Pada tahun 2002, sebuah film dokumenter tentang kehidupan dan perjuangan Widji Thukul dibuat oleh Tinuk Yampolsky, yang menyampaikan pesan penting tentang hak asasi manusia dan pentingnya kebebasan berekspresi. @indonesiabuzz

Tags: AktivisHAMOrde BaruTokohWidji Thukul
Share221SendScan

Trending

KAI Sampaikan Permohonan Maaf atas Insiden di Bekasi Timur, Fokus Evakuasi dan Penanganan Korban
News

KAI Sampaikan Permohonan Maaf atas Insiden di Bekasi Timur, Fokus Evakuasi dan Penanganan Korban

6 hours ago
Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Bertambah, 4 Meninggal Dunia
News

Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Bertambah, 4 Meninggal Dunia

6 hours ago
KAI Ungkap Kronologi Tabrakan Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur
News

KAI Ungkap Kronologi Tabrakan Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

6 hours ago
BREAKING NEWS: KRL dan Argo Bromo Anggrek Tabrakan di Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Berlangsung
Peristiwa

BREAKING NEWS: KRL dan Argo Bromo Anggrek Tabrakan di Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Berlangsung

7 hours ago
Prabowo Lantik Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Reshuffle Berlanjut di Sektor Strategis
News

Prabowo Lantik Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Reshuffle Berlanjut di Sektor Strategis

12 hours ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

KAI Sampaikan Permohonan Maaf atas Insiden di Bekasi Timur, Fokus Evakuasi dan Penanganan Korban

KAI Sampaikan Permohonan Maaf atas Insiden di Bekasi Timur, Fokus Evakuasi dan Penanganan Korban

April 28, 2026
Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Bertambah, 4 Meninggal Dunia

Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Bertambah, 4 Meninggal Dunia

April 28, 2026

TERPOPULER

PTUN Surabaya Batalkan Rekomendasi Camat dalam Sengketa Pengisian Perangkat Desa Tirak

Satpol PP Ngawi Layangkan SP-1 ke Outlet 23 HWG, Diduga Langgar Izin Penjualan Miras

Mediasi Tuntas, Kandang Ayam Petelur di Rejomulyo Tetap Beroperasi dengan Syarat Ketat

Anggota DPR RI Tinjau Korban Puting Beliung di Ngawi, Salurkan Bantuan dan Soroti Mitigasi Bencana

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In