IndonesiaBuzz: Solo, 22 Juli 2025 – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo menggelar rangkaian acara tradisi jamasan untuk memperingati 115 tahun Wayang Orang Sriwedari di Gedung Wayang Orang Sriwedari, Selasa (22/7/2025). Tradisi ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Solo Respati Ardi bersama aparatur sipil negara (ASN) Disbudpar.
Acara diawali dengan penampilan fragmen Dewa Ruci yang disaksikan Wali Kota dan para tamu undangan. Suasana sakral kian terasa saat dupa dinyalakan dan aroma wangi memenuhi seluruh ruangan gedung yang menjadi salah satu ikon seni pertunjukan di Solo tersebut.
Tradisi jamasan dilanjutkan dengan penyerahan air bunga oleh Wali Kota kepada abdi dalem Keraton Solo untuk menjamasi tiga benda sakral yang tersimpan di gedung itu. Ketiga benda tersebut adalah patung Nyai Denok, gong pemberian PB X bernama Gongso, serta Kiai Bagus. Wali Kota Solo juga turut menjamasi langsung Gongso dan Kiai Bagus.
“Tradisi ini tidak harus dilakukan dengan acara besar, yang penting adalah bagaimana kita menjaga karakter Solo sebagai kota budaya dan membuat wisata Solo semakin menarik,” kata Respati.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Solo untuk memperhatikan kesejahteraan para pemain Wayang Orang, serta meningkatkan fasilitas pendukung seperti tempat duduk penonton.
Kepala Bidang Seni dan Budaya Disbudpar Solo, Anies Dyah Oktavianti, menyampaikan bahwa jumlah penonton pertunjukan Wayang Orang Sriwedari rata-rata mencapai lebih dari 100 orang setiap malam, dan meningkat menjadi lebih dari 600 orang saat akhir pekan. Dengan kapasitas 700 kursi, pertunjukan Wayang Orang digelar rutin setiap Senin hingga Sabtu, dengan harga tiket Rp20.000 untuk wisatawan nusantara dan Rp50.000 untuk wisatawan mancanegara.







