IndonesiaBuzz : Madiun, 21 Oktober 2025 – Wakil Bupati Madiun sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Madiun, Drs. H. Purnomo Hadi, resmi mengukuhkan 12 pembina Saka Bakti Husada (SBH) dalam acara pelantikan yang digelar di Aula Gedung Diklat Pemkab Madiun, Selasa (21/10/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, pengurus Kwartir Cabang Pramuka, serta perwakilan puskesmas se-Kabupaten Madiun.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyawan, juga turut hadir sekaligus dilantik sebagai Kamabigus (Ketua Majelis Pembimbing Gugus Saka Bakti Husada).
Dalam sambutannya, Wabup Purnomo Hadi menegaskan bahwa Saka Bakti Husada merupakan satuan karya strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang sehat, tangguh, dan peduli sesama.
Melalui wadah ini, anggota pramuka didorong menjadi garda terdepan edukasi kesehatan di masyarakat.
“Saka Bakti Husada ini wadah bagi pramuka untuk belajar tentang kesehatan sekaligus mengedukasi teman-teman dan masyarakat. Ini langkah penting agar mereka memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi situasi darurat,” jelas Purnomo.
Ia menambahkan, salah satu keterampilan penting yang dikembangkan adalah Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (PPGD).
Menurutnya, kemampuan memberikan pertolongan dengan cara yang benar dapat menyelamatkan nyawa sekaligus mencegah cedera lebih parah.
“Sering kali niat menolong justru berisiko kalau caranya salah. Maka, penting untuk memahami bagaimana menjaga jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi (airway, breathing, circulation). Inilah bentuk nyata pramuka yang tanggap dan peduli,” imbuhnya.
Melalui pembentukan 12 pembina Saka Bakti Husada di tingkat puskesmas, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap kegiatan pramuka di bidang kesehatan semakin aktif, terarah, dan berkelanjutan.
Sinergi antara gerakan pramuka, tenaga kesehatan, dan sekolah disebut menjadi langkah penting untuk menciptakan generasi muda yang sehat, terampil, dan siap menghadapi kondisi darurat di lingkungan sekitar.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya Pemkab Madiun dalam memperkuat program edukasi kesehatan berbasis masyarakat, di mana peran pramuka menjadi ujung tombak dalam menanamkan nilai-nilai hidup sehat, kebersamaan, dan kepedulian sosial sejak usia dini. (Arn/Tim)







