IndonesiaBuzz: Surakarta, 3 januari 2025 – Pengerjaan proyek underpass di Simpang Joglo, Banjarsari, Kota Solo, telah selesai. Namun, hingga saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo belum mendapatkan kepastian terkait jadwal peresmian.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Budi Murtono, mengonfirmasi bahwa belum ada rencana resmi untuk peresmian underpass Joglo. Menanggapi kabar di media sosial yang menyebut peresmian akan berlangsung pada Sabtu (4/1/2025), ia menyatakan belum ada konfirmasi.
“Belum, belum ada rencana [peresmian],” ujar Budi ketika di GOR Indoor Manahan Solo, Jumat (3/1/2025).
Sebelumnya, peresmian underpass dijadwalkan pada 20 Desember 2024, namun ditunda karena masih memerlukan uji kelayakan atau audit keselamatan jalan.
Budi menambahkan bahwa pengerjaan proyek telah selesai secara teknis, termasuk pemasangan pompa permanen untuk mengantisipasi potensi genangan air. Selain itu, pompa sementara juga disiagakan untuk mengatasi genangan air di kawasan Simpang Joglo.
“Sudah ada pompa permanen di underpass dan sudah beroperasi. Pompa sementara juga sudah standby,” jelasnya.
Proyek ini juga telah ditinjau oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, pada Kamis (2/1/2025). Menurut Menteri PU, pekerjaan konstruksi utama underpass Joglo telah rampung 100% dan siap diresmikan pada awal 2025 setelah audit keselamatan jalan selesai.
“Saat ini kami sedang membangun kolam retensi di dua lokasi. Setelah audit keselamatan selesai, underpass dapat difungsionalkan,” ungkap Dody melalui akun Instagram resmi @kementerianpu.
Dody juga menyatakan bahwa penanganan banjir di sekitar underpass telah dilakukan melalui koordinasi lintas sektoral dengan Pemprov Jawa Tengah, Pemkot Solo, dan berbagai balai teknis. Penanganan sementara melibatkan enam pompa mobile di beberapa titik dan dua pompa tambahan dari BPBD Kota Solo.
Selain itu, Kementerian PU telah menyiapkan langkah permanen berupa normalisasi saluran air di sisi utara dan selatan serta pembangunan kolam retensi di sisi utara kawasan Joglo.
Underpass Joglo memiliki panjang total 1.025 meter, termasuk struktur underpass sepanjang 450 meter dan jalan pendekat sepanjang 556 meter. Proyek ini bertujuan untuk mengatasi kemacetan di kawasan Simpang Joglo yang selama ini menjadi permasalahan utama bagi warga.
Dengan penanganan banjir yang berkelanjutan dan peresmian yang akan segera dilakukan, underpass Joglo diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat Solo dan mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.







