IndonesiaBuzz: Wonogiri 6 November 2026 – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Wonogiri mulai mematangkan langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan program pemberdayaan keluarga pada 2027. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengevaluasi capaian program sepanjang 2026 sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi kader di lapangan.
Langkah tersebut menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Program PKK Tahun 2026 dan Persiapan Rencana Program Tahun 2027 yang dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kabupaten Wonogiri Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Girimanik Setda Kabupaten Wonogiri, Jumat (6/11/2026).
Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten Wonogiri, Ayu Putri Karmila Sari Imron Rizkyarni, saat membacakan sambutan Ketua TP PKK Wonogiri, Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno, menyampaikan bahwa evaluasi merupakan bagian penting untuk mengukur keberhasilan program sekaligus menjadi dasar perbaikan ke depan.
Menurutnya, hasil evaluasi diharapkan mampu menghasilkan perencanaan program yang lebih terarah, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Evaluasi Jadi Dasar Penyusunan Program 2027
Ayu menyampaikan, seluruh jenjang kepengurusan TP PKK perlu mencermati capaian yang telah diraih selama 2026. Di sisi lain, berbagai kekurangan, kendala, dan persoalan yang masih ditemukan dalam pelaksanaan program juga harus diidentifikasi agar dapat ditindaklanjuti melalui langkah perbaikan.
“Melalui evaluasi program tahun 2026 ini, saya berharap seluruh jenjang TP PKK dapat mencermati berbagai capaian yang telah berhasil diraih, sekaligus mengidentifikasi kendala, kekurangan, maupun permasalahan yang masih dihadapi di lapangan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi antara pengurus serta kader PKK dengan pemerintah maupun berbagai mitra kerja. Dalam penyusunan program 2027, setiap kegiatan diharapkan tidak hanya berorientasi pada rutinitas, tetapi mampu menghadirkan inovasi dan memanfaatkan potensi lokal sesuai prioritas pembangunan daerah.

Penguatan kapasitas sumber daya kader turut menjadi perhatian. Peningkatan pengetahuan, keterampilan, kepemimpinan, hingga kemampuan administrasi dan pelaporan berbasis digital dinilai penting untuk menunjang efektivitas pelaksanaan program.
Hal tersebut mengingat kader PKK merupakan ujung tombak gerakan pemberdayaan keluarga yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi kader menjadi salah satu kunci agar program PKK dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata.
Penghargaan Lomba HKG PKK Jadi Motivasi Kader Berinovasi
Dalam kesempatan yang sama, TP PKK Kabupaten Wonogiri juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba dalam rangka HKG PKK Tahun 2026. Sejumlah kategori yang dilombakan meliputi Tertib Administrasi 10 Program Pokok PKK, Tertib Administrasi PAWON EMAK, Tertib Administrasi UP2K-PKK dan Bisnis Plan, serta Pemanfaatan Pekarangan dan AKU HATINYA PKK.
Ayu mengapresiasi kerja keras, kedisiplinan, kreativitas, dan kekompakan para kader yang telah mengantarkan wilayah masing-masing meraih prestasi. Ia berharap penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi bentuk pengakuan atas keberhasilan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan program dan inovasi pemberdayaan keluarga.
“Lomba bukan semata mata tentang menang atau kalah, tetapi merupakan sarana untuk meningkatkan kapasitas, menggali potensi, mempererat kebersamaan, serta mendorong tumbuhnya inovasi dalam pelaksanaan program PKK,” tegasnya.
Melalui evaluasi program dan penguatan kapasitas kader, TP PKK Kabupaten Wonogiri berharap pelaksanaan gerakan PKK pada 2027 semakin adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Semangat gotong royong dan kolaborasi juga diharapkan terus diperkuat agar berbagai program PKK tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga serta mewujudkan masyarakat Wonogiri yang berdaya dan sejahtera. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







