IndonesiaBuzz: Sports – Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, mengungkapkan kekhawatirannya terkait permainan keras yang diperlihatkan pemain-pemain Myanmar dalam matchday pertama Grup B Piala AFF 2024 di Thuwunna Stadium, Yangon, Senin (10/12/2024) malam. Menurutnya, tindakan kasar seperti itu sangat berbahaya dan berpotensi fatal bagi karier para pemain.
Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Timnas Indonesia, sejumlah insiden mencuri perhatian. Pemain-pemain Myanmar beberapa kali tertangkap melakukan tindakan kasar kepada skuad Garuda. Salah satu insiden yang menjadi sorotan adalah aksi Hein Phyo Win, pemain Myanmar, yang terlihat menendang bola ke arah kepala Marselino Ferdinan.
“Permainan Myanmar memang terlihat kasar dan tidak baik untuk perkembangan sepakbola. Tindakan seperti itu sangat membahayakan dan bisa menghentikan karier pemain,” ujar Sumardji kepada media pada Selasa (10/12/2024).
Ia juga menegaskan bahwa tindakan seperti itu tidak hanya merugikan pihak lawan, tetapi juga mencederai semangat sportivitas dalam sepakbola. “Kalau cara main seperti itu dibiarkan, dampaknya bisa fatal. Contohnya insiden Marselino kemarin, untung dia tidak mengalami cedera serius. Tapi itu sangat berbahaya,” tambahnya.
Pada pertandingan tersebut, gol tunggal kemenangan Timnas Indonesia dicetak oleh Asnawi Mangkualam pada menit ke-76. Meski hanya menang tipis, Sumardji bersyukur skuad Garuda berhasil mengamankan tiga poin.
“Kalau melihat perkembangan para pemain muda, saya cukup puas, terutama setelah babak kedua. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki,” tutupnya.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia untuk melangkah ke pertandingan-pertandingan berikutnya di Piala AFF 2024. Namun, perhatian terhadap keamanan dan fair play tetap menjadi sorotan utama, terutama saat menghadapi lawan-lawan yang bermain keras.







