Wednesday, August 26, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Sosiolog UNS: Kerusuhan Dipicu Ketidakadilan dan Kemarahan Massa

by Eko Sigit
September 3, 2025
Reading Time: 2 mins read
Sosiolog UNS: Kerusuhan Dipicu Ketidakadilan dan Kemarahan Massa

Pakar Sosiologi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Drajat Tri Kartono (Foto: dok. pribadi/Drajat Tri Kartono)

IndonesiaBuzz: Solo, 3 September 2025 – Sosiolog Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Drajat Tri Kartono, menilai kerusuhan yang meluas di sejumlah kota besar di Indonesia dalam beberapa hari terakhir merupakan perpaduan antara aksi demonstrasi dengan ledakan kemarahan massa akibat ketidakadilan yang dirasakan masyarakat.

“Ini dicampur begitu kuat, disebabkan karena ketimpangan perlakuan pemerintah terhadap rakyat yang mengalami tekanan ekonomi,” ujar Drajat saat diwawancarai di Solo, Rabu (3/9/25).

Ia mencontohkan banyaknya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK), harga kebutuhan pokok yang tidak stabil, hingga kebijakan pajak yang membebani rakyat. Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Pati beberapa pekan lalu disebut sebagai salah satu pemicu gejolak di masyarakat.

Menurutnya, situasi semakin memanas setelah seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, meninggal dunia terlindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta. Peristiwa tersebut memantik solidaritas dan amarah massa karena tidak segera ditanggapi oleh pemerintah, DPR, maupun kepolisian.

BeritaTerkait

KPK Tahan Kepala Bea Cukai Kediri, Diduga Terima Suap Rp3,25 Miliar

Warga Menolak, Pemkab Madiun Pertimbangkan Alihkan TPST Punjul ke Kaliabu

“Mestinya ditanggapi segera. Negara malah menjamin pajak anggota DPR, sementara masyarakat ditekan. Itu seharusnya cepat direspons sebelum jadi pusaran besar. Tapi ini telanjur tersulut,” kata Drajat.

Untuk meredakan ketegangan, ia menekankan perlunya langkah konkret dari pemerintah, DPR, dan kepolisian, dimulai dengan permintaan maaf tanpa pembelaan diri. Selanjutnya, menurut dia, negara perlu menggerakkan masyarakat untuk melindungi lingkungan mereka sendiri agar bisa dipisahkan antara kelompok yang murni berdemonstrasi, massa marah, hingga pihak-pihak yang melakukan penjarahan.

“Yang paling penting harus bisa memisahkan massa yang marah karena ketidakadilan dengan massa yang mencari peluang menjarah. Isu ini sebenarnya konflik kelas, antara kelompok kaya yang berlimpah dengan masyarakat tidak mampu, lalu disisipi aksi-aksi perusakan,” paparnya.

Sebagaimana dilaporkan, aksi demonstrasi sejak 25 Agustus 2025 terus meluas dari Jakarta ke sejumlah kota besar, termasuk Surabaya, Bandung, Makassar, Solo, dan Yogyakarta. Aksi yang awalnya menyuarakan tuntutan transparansi DPR, pemangkasan tunjangan legislatif, serta penolakan sejumlah RUU kontroversial, berujung bentrokan dan perusakan fasilitas umum di berbagai daerah.(red-)

Tags: Affan Kurniawananggota DPRBandungdan YogyakartaDrajat Tri Kartonokendaraan taktis BrimobMakassarpemutusan hubungan kerja (PHK)pengemudi ojek onlineRUU kontroversialSoloSosiolog Universitas Sebelas Maret (UNS) SoloSurabaya
Share220SendScan

Trending

KPK Tahan Kepala Bea Cukai Kediri, Diduga Terima Suap Rp3,25 Miliar
News

KPK Tahan Kepala Bea Cukai Kediri, Diduga Terima Suap Rp3,25 Miliar

8 minutes ago
Warga Menolak, Pemkab Madiun Pertimbangkan Alihkan TPST Punjul ke Kaliabu
News

Warga Menolak, Pemkab Madiun Pertimbangkan Alihkan TPST Punjul ke Kaliabu

18 minutes ago
Polwan Negosiator Polda Jateng Ajak Mahasiswa Cari Solusi, Aksi di Semarang Tetap Humanis
News

Polwan Negosiator Polda Jateng Ajak Mahasiswa Cari Solusi, Aksi di Semarang Tetap Humanis

4 hours ago
Auto Draft
Peristiwa

KAI Daop 7 Madiun Kampanyekan Anti Pelecehan Seksual

5 hours ago
Suasana Akrab Polisi dan Mahasiswa Warnai Titik Kumpul Aksi di Semarang
News

Suasana Akrab Polisi dan Mahasiswa Warnai Titik Kumpul Aksi di Semarang

5 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

KPK Tahan Kepala Bea Cukai Kediri, Diduga Terima Suap Rp3,25 Miliar

KPK Tahan Kepala Bea Cukai Kediri, Diduga Terima Suap Rp3,25 Miliar

August 26, 2026
Warga Menolak, Pemkab Madiun Pertimbangkan Alihkan TPST Punjul ke Kaliabu

Warga Menolak, Pemkab Madiun Pertimbangkan Alihkan TPST Punjul ke Kaliabu

August 26, 2026

TERPOPULER

Perebutan Ketua Demokrat Jatim Mengerucut, Ngawi Tegaskan Dukungan untuk Emil Dardak

Chord Gitar dan Lirik Mangu – Fourtwnty ft Charita Utami

120 ASN Ngawi Dimutasi dan Dipromosikan, Pemkab Terapkan Manajemen Talenta

Lomba Agustusan di DPRD Ngawi, Ketua Dewan Tekankan Makna Gotong Royong dan Pemberdayaan

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In