IndonesiaBuzz: Solo, 28 Juni 2025 — Gelaran Soloraya Great Sale 2025 resmi dibuka Sabtu (28/6) oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, didampingi para kepala daerah dari enam kabupaten/kota se-Solo Raya. Pembukaan ditandai dengan kirab 21 troli berisi produk unggulan daerah yang didorong langsung oleh para kepala daerah sebagai simbol semangat kolaborasi ekonomi.
Produk dalam troli tersebut dapat dibeli hanya dengan harga Rp1 melalui sistem pembayaran digital QRIS, sebagai upaya mendorong percepatan digitalisasi transaksi di masyarakat.
“Model seperti ini akan kita replikasi ke wilayah lain seperti Semarang, Pekalongan, hingga Banyumas,” ujar Luthfi, Minggu (29/6). Ia menekankan bahwa penguatan ekonomi daerah tak bisa semata-mata bergantung pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Tidak bisa hanya mengandalkan ego sektoral. Semua harus bergotong royong bupati, wali kota, pelaku usaha, dan UMKM,” tegasnya.
Ketua Panitia Soloraya Great Sale, Ferry Septha Indrianto, menargetkan total nilai transaksi mencapai Rp10 triliun selama bulan Juli. Selain peningkatan transaksi, ajang ini juga diharapkan mampu mengerek kunjungan wisata dan memperluas digitalisasi pelaku UMKM di wilayah Solo Raya.
Sementara itu, Ketua Kadin Jateng Harry Soediro menambahkan bahwa agenda tahunan ini bukan sekadar ajang diskon, tetapi momentum memperkuat sinergi lintas sektor serta menarik investasi.
Menurut data terbaru, perekonomian Jawa Tengah tumbuh 4,96% pada kuartal I 2025 melewati pertumbuhan nasional dengan capaian investasi Rp21,5 triliun dan penciptaan lebih dari 97 ribu lapangan kerja







