IndonesiaBuzz: Madiun, 11 Maret 2026 – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran Polres Madiun Kota bersama sejumlah instansi terkait menggelar rapat koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) guna mematangkan persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran.
Rapat tersebut berlangsung pada Selasa (10/3/26) pukul 09.00 WIB di ruang rapat Dinas Perhubungan Kota Madiun yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk. Kegiatan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya jajaran Satlantas Polres Madiun Kota, perwakilan Dishub Kota Madiun, akademisi dari Universitas Merdeka Madiun, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), UPT LLAJ Provinsi Jawa Timur, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, Kominfo, Perkim, serta perwakilan masyarakat Kelurahan Manguharjo.
Dalam forum tersebut, peserta rapat membahas sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas selama periode libur Lebaran. Salah satu keputusan yang disepakati adalah pemberlakuan rekayasa lalu lintas berupa sistem dua arah di Jalan Hayam Wuruk mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Kebijakan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat sekitar kawasan Bluder Cokro. Sebagai bagian dari penataan lalu lintas, area parkir bagi pengunjung pusat oleh-oleh tersebut akan diarahkan menggunakan lahan di sebelah selatan rumah susun setempat guna menghindari kemacetan di badan jalan.
Selain rekayasa lalu lintas, pemerintah daerah dan instansi terkait juga menyiapkan program mudik dan balik gratis bagi masyarakat. Dishub Kota Madiun dijadwalkan memberangkatkan program balik gratis pada 24 Maret 2026 dari PSC dengan rute Madiun-Jakarta sebanyak tiga bus dan Madiun-Surabaya empat bus.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan melalui BPTD turut menyediakan program mudik gratis pada 16-18 Maret 2026. Untuk arus balik, disiapkan keberangkatan pada 25 Maret sebanyak delapan bus dan 26 Maret tujuh bus dengan tujuan Jakarta yang diberangkatkan dari kawasan Cargo.
Kapolres Madiun Kota, Wiwin Junianto, menegaskan bahwa forum koordinasi lintas sektor tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan pengamanan lalu lintas selama periode Lebaran.
“Melalui forum ini kami memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait agar pengamanan dan pengaturan arus mudik maupun arus balik di Kota Madiun dapat berjalan optimal. Rekayasa lalu lintas yang disepakati diharapkan mampu mengurai kepadatan serta memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Polres Madiun Kota akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan menjelang Idul Fitri berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Secara keseluruhan, rapat FLLAJ berjalan dalam suasana kondusif dengan komitmen kuat seluruh pihak untuk memperkuat koordinasi dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. (Kridho S/Koresponden Madiun)







