IndoneiaBuzz: Jakarta, 12 Juli 2026 – Dunia hiburan Indonesia kembali berduka. Komedian dan aktor Simson Rarameha Ngadang, yang lebih dikenal dengan nama Temon, meninggal dunia pada Minggu (12/7/26). Kabar wafatnya komedian yang dikenal sebagai salah satu ikon lawak televisi Indonesia itu dibenarkan oleh pihak keluarga melalui unggahan ucapan belasungkawa yang dibagikan di media sosial.
Konfirmasi juga disampaikan oleh Novi dari tim manajemen Temon. Ia menjelaskan bahwa mendiang meninggal dunia akibat serangan jantung setelah memiliki riwayat hipertensi.
“Penyebabnya serangan jantung, ada riwayat hipertensi,” ujar Novi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Menurut pihak manajemen, jenazah Temon akan dimakamkan pada Senin (13/7/2026) di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Kepergian Temon memunculkan gelombang duka dari rekan-rekan sesama artis yang pernah bekerja maupun menjalin persahabatan dengannya.
Salah satu ungkapan paling menyentuh datang dari sahabat sekaligus partner komedinya, Abdel Achrian, yang mengunggah foto kebersamaan mereka di media sosial.
“Innalilahi wainnailaihi rojiun. Selamat jalan, Mon,” tulis Abdel.
Ucapan belasungkawa juga datang dari sejumlah figur publik, di antaranya Habib Husein Jafar Al Hadar, Andre Taulany, Ernest Prakasa, Armand Maulana, Indra Bekti, serta sejumlah artis dan komedian lainnya yang mengenang sosok Temon sebagai pribadi yang hangat dan rendah hati.
Bagi masyarakat Indonesia, nama Temon tidak dapat dipisahkan dari duet komedinya bersama Abdel Achrian. Keduanya telah menjalin persahabatan selama lebih dari tiga dekade sejak pertama kali bertemu ketika sama-sama bekerja sebagai penyiar radio pada awal 1990-an.
Hubungan profesional itu kemudian berkembang menjadi salah satu pasangan komedi yang paling dikenal di layar kaca. Kekompakan mereka semakin populer melalui sitkom Abdel dan Temon Bukan Superstar yang tayang pada 2008.
Chemistry yang terbentuk secara alami membuat Abdel dan Temon menjadi duet yang dikenang banyak penonton sebagai representasi komedi yang sederhana, hangat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Di balik perjalanan panjang tersebut, persahabatan Abdel dan Temon juga sempat mengalami ujian. Dalam berbagai kesempatan, keduanya pernah mengungkapkan bahwa mereka sempat tidak saling berkomunikasi selama kurang lebih dua tahun akibat persoalan pribadi.
Namun, hubungan itu akhirnya kembali terjalin. Mereka kembali bertemu, membuat berbagai konten bersama, dan menegaskan bahwa ikatan yang mereka bangun telah melampaui hubungan profesional.
Bahkan, Abdel pernah menyampaikan bahwa Temon merupakan salah satu sahabat yang tetap memberikan dukungan ketika dirinya menghadapi masa-masa sulit dalam kehidupan.
Kepergian Temon bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga kehilangan bagi industri hiburan Indonesia. Selama puluhan tahun berkarier, ia dikenal sebagai komedian yang menghadirkan tawa melalui gaya sederhana, spontan, dan penuh kehangatan.
Di balik panggung hiburan, Temon juga dikenang sebagai pribadi yang menjalin persahabatan erat dengan banyak rekan seprofesi. Jejak pengabdiannya dalam dunia komedi menjadi bagian dari perjalanan panjang industri hiburan nasional.
Kini, sosok yang selama ini menghadirkan tawa telah berpulang. Kepergiannya meninggalkan kenangan tentang arti persahabatan, kesetiaan, dan dedikasi dalam menghibur masyarakat Indonesia.
Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan menghadapi kehilangan ini. @yudi







