IndonesiaBuzz: Wonogiri, 12 Juli 2026 – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah bus dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Baturetno-Giriwoyo, tepatnya di depan SMP Negeri 3 Baturetno, Dusun Batu Kidul, Desa Baturetno, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Minggu (12/7/26) sekitar pukul 05.30 WIB.
Insiden tersebut melibatkan Bus bernomor polisi B 7149 KGA yang dikemudikan Sukatno (58), warga Kecamatan Selogiri, dengan kendsraan bermotor bernomor polisi AD 6849 BB yang dikendarai Desi Purwanto (31), warga Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno.
Akibat kecelakaan itu, pembonceng sepeda motor berinisial C L (28) mengalami luka pada bagian kepala dan dilarikan ke RS Hermina Wonogiri untuk mendapatkan perawatan medis. Tidak ada korban meninggal dunia maupun korban yang mengalami luka berat.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula ketika bus dan sepeda motor melaju searah dari Baturetno menuju Giriwoyo.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Honda Vario diduga berupaya mendahului bus yang berada di depannya. Namun, saat proses mendahului berlangsung, sepeda motor diduga kehilangan keseimbangan hingga oleng ke arah kiri dan membentur bagian kanan belakang bus.
Benturan tersebut menyebabkan pengendara dan pembonceng terjatuh ke badan jalan. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut.
Kasat Lantas Polres Wonogiri AKP Julius Marlon Gawe, mengatakan petugas segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Menurutnya, personel Satlantas langsung melakukan penanganan awal guna memastikan keselamatan korban sekaligus mengamankan lokasi kejadian.
“Petugas langsung melaksanakan olah TKP, mengevakuasi korban, meminta keterangan saksi-saksi, mengecek kondisi korban di rumah sakit, serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Selain melakukan olah TKP, kepolisian juga mengumpulkan keterangan saksi dan mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bahwa manuver mendahului merupakan salah satu tahapan berkendara yang memiliki tingkat risiko tinggi apabila tidak dilakukan sesuai kondisi lalu lintas.
AKP Julius Marlon Gawe mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, memastikan ruang dan jarak pandang cukup sebelum mendahului kendaraan lain, serta menjaga kecepatan agar tetap terkendali.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Pastikan ruang untuk mendahului benar-benar aman dan tetap berkendara dengan penuh kehati-hatian agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Polres Wonogiri juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan di jalan raya. Kepatuhan terhadap aturan berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta kehati-hatian dalam setiap perjalanan dinilai menjadi faktor utama untuk melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







