IndonesiaBuzz: Jakarta, 16 Februari 2024 – Calon presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar deklarasi kemenangan Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu malam, 14 Februari 2024. Dalam acara tersebut, Prabowo menyampaikan pidato kemenangan di depan sejumlah pendukungnya bersama calon wakil presiden pendampingnya, Gibran Rakabuming Raka.
Selain berterima kasih kepada pendukungnya, Prabowo juga mengaku mengenal hampir seluruh presiden-presiden Indonesia terdahulu. Dia lantas menceritakan kedekatannya dengan para pemimpin bangsa tersebut. Namun, pada kesempatan itu Prabowo tidak menyebutkan nama Megawati Soekarnoputri.
Pada awalnya, Menteri Pertahanan itu bersyukur kepada para pendiri bangsa dan berterima kasih kepada mereka yang berjasa untuk Indonesia. Prabowo menyebutkan nama Megawati Soekarnoputri yang merupakan presiden kelima Indonesia. Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai perannya.
Tak lupa, Prabowo juga memberikan apresiasi kepada presiden incumbent, Joko Widodo alias Jokowi, yang diikuti oleh tepuk tangan meriah dari para pendukungnya. “Presiden Joko Widodo berjasa bagi kita,” ujar Prabowo diiringi sorak gemuruh menyebut nama mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Setelah itu, Prabowo menceritakan kedekatannya dengan para presiden Indonesia terdahulu. Dia mengaku tidak begitu kenal dengan Soekarno, namun cukup dekat dengan Bapak Proklamator Indonesia itu. “Bung Karno saya tidak kenal karena saya masih kecil, tapi saya pernah diangkat (digendong) oleh Bung Karno,” ujar Prabowo.
Kemudian, dia mengaku kenal dengan presiden kedua Indonesia, Soeharto, yang merupakan ayah dari Titiek Soeharto, mertua Prabowo. “Presiden kedua saya lumayan kenal juga. Kenapa kalian ketawa? Kalian enggak percaya? Presiden kedua saya sering makan siang sama beliau,” ucap calon presiden Indonesia kedelapan itu.
Prabowo juga mengaku kenal dengan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, bahkan menjadi tukang pijat untuk tokoh Nahdlatul Ulama (NU) itu. “Kalau enggak percaya, tanya… tanya yang kenal Gus Dur,” katanya.
Namun, alih-alih menceritakan kedekatannya dengan Megawati Soekarnoputri yang menggantikan Gus Dur, Prabowo memamerkan kedekatannya dengan Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY. “Presiden SBY saya kenal baik, dulu sempat jadi kawan, jadi teman, masuk Akabri-nya sama-sama,” tuturnya.
Sebagai informasi, Prabowo pernah menjadi calon wakil presiden Megawati pada Pilpres 2009 silam, tetapi keduanya kalah dari pasangan SBY-Boediono. Terakhir, Prabowo mengaku sangat mengenal presiden ketujuh Indonesia, yakni Joko Widodo atau Jokowi, memuji mantan Wali Kota Solo itu sebagai sosok pekerja keras.
Deklarasi kemenangan Prabowo dilakukan setelah sejumlah quick count atau hitung cepat menunjukkan pasangan Prabowo-Gibran unggul dalam perolehan suara Pilpres 2024. Dalam quick count Populi Center, Prabowo-Gibran memperoleh suara 59,20 persen, sementara pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md masing-masing meraih 25,16 persen dan 15,64 persen. Perolehan tersebut diperoleh saat data masuk mencapai 95,92 persen dari target 2500 TPS.@cinde







