IndonesiaBuzz: Solo, 29 Agustus 2024 – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, Respati Ardi dan Astrid Widayani, secara resmi menyampaikan visi misi serta lima program unggulan mereka dalam konferensi pers yang digelar usai melakukan pendaftaran di aula KPU Surakarta, Kamis (29/8/2024).
“Saya bersama Mbak Astrid memiliki visi misi yang sama, yaitu berkomitmen untuk membawa Solo yang berkelanjutan. Kita tahu, Solo dalam tiga tahun terakhir berada di bawah kepemimpinan muda dan kita merasakan manfaatnya secara langsung. Dengan semangat yang sama, izinkan kami bersama-sama mewujudkan Solo yang berbudaya, maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Respati dalam pernyataannya.
Respati menjelaskan bahwa visi misi yang mereka bawa telah disusun dengan matang dan dibahas bersama partai pendukung. Lima program unggulan dari pasangan ini meliputi: pendidikan dan kesehatan untuk semua, berbudaya untuk kemajuan, daya saing ekonomi untuk kesejahteraan, inovasi birokrasi pelayanan publik, serta pembangunan kota dan kerja sama antarwilayah.
“Jadi itulah lima visi misi dan program unggulan kami. Saya dan Mbak Astrid siap memenangkan Pilkada tahun ini,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Sementara itu, Astrid Widayani, juga mengungkapkan pentingnya representasi perempuan dalam Pilkada Surakarta 2024, karena ini adalah kali pertama kota ini memiliki calon wakil wali kota perempuan.
“Semoga dengan majunya saya sebagai calon wakil wali kota, aspirasi perempuan di Surakarta bisa lebih diakomodasi dan ini bisa menjadi langkah nyata dalam upaya emansipasi wanita,” ujar Astrid.
Ia juga menambahkan bahwa mereka telah merancang berbagai kegiatan untuk mendukung kampanye menjelang Pilkada pada 27 November mendatang.
“Kami siap menjalani proses ini bersama. Bahkan setelah hari ini, kami sudah merancang kegiatan-kegiatan menjelang Pilkada, dan tentunya kami akan tetap menjaga keselarasan. Mudah-mudahan niat baik kami dilancarkan Tuhan Yang Maha Esa,” lanjut Astrid.
Respati menutup konferensi pers dengan menyatakan bahwa pencalonannya sebagai Wali Kota Surakarta adalah sebuah cobaan, namun ia berkomitmen untuk berjuang demi kesejahteraan rakyat Surakarta.
“Saya melihat penugasan ini sebagai cobaan dalam hidup saya. Jadi saya akan berjuang untuk mensejahterakan rakyat,” pungkasnya.







