IndonesiaBuzz: Madiun, 18 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia 2025, Yayasan Para Mitra melalui program I-SEE (Inclusive System for Effective Eye Care) menggelar pemeriksaan mata gratis di Lapangan Reksogati, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Sabtu (18/10/2025).
Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi antara Yayasan Para Mitra, Puskesmas Sawahan, kader kesehatan desa, dan mitra teknis My Optic.
Pemeriksaan menjadi bagian dari rangkaian acara Jambore Anak Sholeh yang diikuti ratusan peserta dari berbagai desa di wilayah Sawahan.Meski sempat tertunda akibat cuaca, antusias masyarakat tampak tinggi sejak pagi.
Mulai dari anak-anak hingga lansia berdatangan untuk memeriksakan mata secara gratis oleh tim I-SEE.
Koordinator Wilayah Program I-SEE Kabupaten Madiun, Muhammad Sulaiman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk menekan angka gangguan penglihatan di masyarakat, terutama di kalangan pelajar.
“Tujuan utama kami adalah menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini. Tahun ini, kami menyalurkan 300 kacamata gratis untuk anak-anak dan 100 kacamata bagi lansia. Untuk tahun depan, targetnya meningkat menjadi 500 kacamata gratis di seluruh wilayah Kabupaten Madiun,” ujarnya.
Sulaiman menambahkan, Desa Sidomulyo dipilih karena menjadi salah satu desa siaga mata atau desa inovasi penglihatan yang menjadi fokus pengembangan program I-SEE di Kabupaten Madiun.
Melalui pemeriksaan ini, anak-anak yang terdeteksi memiliki gangguan penglihatan akan memperoleh kacamata gratis, sedangkan warga lanjut usia diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di puskesmas.
Perwakilan Puskesmas Sawahan, Ani, menjelaskan bahwa proses pemeriksaan dilakukan secara bertahap, diawali dengan screening oleh kader kesehatan, sebelum ditangani oleh tenaga optik profesional.
“Pesertanya banyak, lebih dari dua ratus orang. Anak-anak sangat antusias karena bisa langsung diperiksa dan mendapatkan kacamata gratis,” tuturnya.
Sementara itu, Nadila Permatasari, guru di SMP Satu Jiwan, mengapresiasi kegiatan tersebut yang dinilai sangat membantu peserta didik.
“Program I-SEE ini memudahkan anak-anak untuk mendapat kacamata tanpa syarat yang rumit. Banyak siswa kami yang terbantu karena sebelumnya kesulitan belajar akibat gangguan penglihatan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Para Mitra berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan mata di tengah meningkatnya penggunaan gawai dan layar digital.
Program I-SEE juga diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Madiun yang sehat, cerdas, dan produktif. (Arn/Tim)





