IndonesiaBuzz: Wonogiri, 17 Juli 2026 – Seorang pria berinisial TS (65), warga Lingkungan Mirahan RT 02/RW 02, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari pohon jati saat melakukan penebangan di samping rumahnya, Kamis (16/7/26).
Korban diduga terjatuh dari ketinggian sekitar enam meter dan mengalami cedera serius akibat benturan. Meski sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga menemukan korban dalam kondisi tergeletak di pekarangan samping rumah dengan luka serius setelah diduga jatuh saat menebang pohon jati.
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Hermina Wonogiri untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, setelah menjalani perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.16 WIB akibat Cedera Kepala Berat (CKB).
Kejadian tersebut baru dilaporkan kepada Polsek Jatisrono sekitar pukul 18.30 WIB, sehingga petugas segera mendatangi lokasi guna melakukan penyelidikan.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi sekitar, serta mengumpulkan sejumlah barang bukti.
Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sebuah tangga yang masih bersandar di pohon jati dengan ketinggian diperkirakan sekitar enam meter. Setelah insiden terjadi, pohon tersebut kemudian ditebang oleh warga.
Petugas juga berkoordinasi dengan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban.
Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami patah pada pergelangan tangan, luka di bagian dahi dekat pelipis kiri, serta memar pada bahu kiri yang diduga akibat benturan keras dengan permukaan tanah.
Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Setelah menerima laporan, anggota Polsek Jatisrono segera mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, memintai keterangan para saksi, berkoordinasi dengan tenaga medis, serta mengumpulkan barang bukti. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diduga terjatuh dari pohon jati saat melakukan aktivitas penebangan dan tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas AKP Anom Prabowo, Jumat (17/7/26).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kepolisian menyimpulkan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja saat korban melakukan aktivitas penebangan pohon secara mandiri.
Polres Wonogiri mengimbau masyarakat agar selalu mengedepankan aspek keselamatan saat melakukan pekerjaan yang memiliki risiko tinggi, termasuk aktivitas penebangan pohon berukuran besar.
Penggunaan alat pelindung diri, memastikan kondisi peralatan dalam keadaan baik, serta melibatkan pendamping saat bekerja dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan jiwa.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan melakukan pekerjaan berisiko seorang diri, terutama ketika harus bekerja di ketinggian atau menggunakan peralatan yang memerlukan keterampilan khusus, sehingga potensi kecelakaan dapat diminimalkan. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).





