IndonesiaBuzz: Semarang, 15 Maret 2026 – Polda Jawa Tengah menghadirkan inovasi layanan digital berupa Chatbot Polantas Jateng berbasis WhatsApp untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026. Layanan ini ditujukan untuk memberikan akses informasi lalu lintas secara cepat, praktis, dan otomatis, khususnya bagi para pemudik.
Chatbot Polantas Jateng merupakan platform layanan informasi lalu lintas yang dapat diakses langsung melalui aplikasi WhatsApp. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi penting secara real-time, mulai dari kondisi lalu lintas, jalur mudik dan jalur alternatif, hingga lokasi fasilitas pendukung perjalanan seperti pos pelayanan dan rest area.
Selain itu, sistem juga menyediakan informasi mengenai rekayasa lalu lintas, daftar nomor penting, layanan laporan serta bantuan darurat, lokasi objek wisata, hingga layanan administrasi lalu lintas seperti SIM, STNK, dan BPKB.
Untuk mengakses layanan ini, masyarakat cukup memindai QR Code yang tersedia pada berbagai media publikasi menggunakan kamera ponsel. Setelah itu, pengguna akan otomatis terhubung dengan layanan WhatsApp Chat Polantas Jateng dan dapat memilih menu informasi dengan mengetik angka sesuai pilihan yang tersedia. Layanan ini juga dapat diakses langsung melalui nomor 0877-110-110-10.
Fitur lain yang tersedia adalah share location melalui WhatsApp. Dengan fitur tersebut, sistem dapat memberikan informasi lebih akurat kepada pengguna, termasuk lokasi pos pelayanan terdekat sesuai dengan posisi pemudik.
Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026 Artanto mengatakan inovasi layanan chatbot ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis teknologi yang dilakukan Polda Jawa Tengah.
“Chatbot Polantas Jateng merupakan bentuk transformasi pelayanan publik yang memanfaatkan teknologi digital untuk memberikan informasi lalu lintas secara cepat, mudah, dan responsif kepada masyarakat, khususnya selama periode mudik Lebaran,” ujar Artanto, Minggu (15/3/26).
Menurutnya, layanan tersebut memiliki sejumlah keunggulan, antara lain mudah diakses melalui WhatsApp, respons otomatis yang cepat, layanan aktif selama 24 jam, serta dukungan pertanyaan melalui pesan suara sehingga dapat dimanfaatkan oleh pemudik dari berbagai daerah.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar memanfaatkan layanan digital tersebut untuk mendapatkan informasi lalu lintas secara cepat dan akurat.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk memanfaatkan layanan ini guna memperoleh informasi lalu lintas secara cepat dan akurat, sehingga perjalanan dapat direncanakan dengan lebih baik dan aman,” tambahnya.
Melalui berbagai inovasi layanan selama Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jawa Tengah terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat guna memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Red – Ho Polda Jateng)







