IndonesiaBuzz: Pati, 20 september 2025 – Ratusan warga yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di Alun-alun Pati, Jumat (19/9/2025) siang. Mereka menuntut Bupati Pati Sudewo mundur dari jabatannya.
Aksi dimulai usai salat Jumat sekitar pukul 13.15 WIB. Massa bergerak menuju Gedung DPRD Pati dengan dipimpin sejumlah orator. Sebuah truk dengan sound system berada di barisan depan, memutar lagu-lagu kritik politik Iwan Fals.
Setibanya di depan Gedung DPRD, massa menduduki jalan. Polisi melakukan blokade untuk menjaga arus lalu lintas tetap terkendali.
Lewat pengeras suara, koordinator aksi Teguh Istiyanto menyampaikan 13 tuntutan. Salah satunya mendesak Sudewo dicopot dari jabatan Bupati Pati serta dikeluarkan dari kepengurusan Partai Gerindra.
“Sudewo harus legawa mundur. Kalau tidak, kami akan terus aksi. Kami tak ingin apa yang terjadi di Nepal terjadi di Pati,” kata Teguh.
Orator lain, Ulil, menekankan pentingnya menjaga ketertiban. “Ini aksi damai. Kalau ada penyusup yang anarkis, kami minta polisi tangkap,” ujarnya.
Sekitar pukul 16.10 WIB, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin dan Wakil Ketua I Hardi menemui massa. Mereka berjanji menindaklanjuti tuntutan. “Kami DPRD Pati akan laksanakan semua tuntutan. Ketua Pansus tidak akan diganti. Mari jaga kondusivitas Pati,” kata Ali.
DPC Partai Gerindra Pati juga menyatakan akan menyampaikan tuntutan massa ke DPP. “Pada prinsipnya Partai Gerindra mendukung Pansus Hak Angket DPRD Pati yang sedang berjalan,” ujar Hardi.
Setelah mendengar pernyataan DPRD, massa membubarkan diri dengan tertib. Sejumlah peserta bahkan ikut membersihkan sampah bersama TNI dan Polri. Arus lalu lintas di depan Gedung DPRD kembali normal.
“Alhamdulillah tuntutan sudah diterima. Kami harap warga pulang dengan tertib tanpa anarkis,” pungkas Koordinator Lapangan Supriyono alias Botok.(red)







