IndonesiaBuzz : Madiun, 10 Februari 2026 – KAI Daop 7 Madiun mencatat lonjakan pemesanan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026, dengan total 32.211 tiket telah terjual hingga Senin (9/2/2026).
Pemesanan kini sudah dapat dilakukan untuk jadwal keberangkatan sampai H+4 Lebaran atau Kamis, 26 Maret 2026, yang diperkirakan menjadi salah satu puncak arus balik.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari tren pemesanan sejak awal periode penjualan untuk keberangkatan H-10 (11 Maret 2026) hingga H+4 (26 Maret 2026).
KAI menyebut antusiasme ini sebagai indikasi masyarakat mulai merencanakan perjalanan mudik lebih awal.
“Penjualan tiket akan terus meningkat seiring masih berlangsungnya masa pemesanan. Kami melihat tren positif di mana masyarakat sudah mulai merencanakan perjalanan mudik maupun balik sejak dini agar mendapatkan jadwal yang sesuai,” jelas Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari.
Meski permintaan meningkat, KAI Daop 7 Madiun memastikan tiket kereta api reguler masih tersedia pada sejumlah jadwal tertentu.
Masyarakat yang belum mendapatkan tiket di tanggal pilihan diimbau untuk mempertimbangkan alternatif waktu keberangkatan agar peluang mendapatkan kursi lebih besar.
Sebagai langkah menghadapi lonjakan penumpang, KAI juga tengah menyiapkan pengoperasian kereta tambahan untuk Angkutan Lebaran 2026. Saat ini, proses persiapan armada masih dalam tahap pematangan.
“Saat ini KAI tengah melakukan finalisasi pengecekan lengkap pada seluruh sarana, baik lokomotif maupun rangkaian kereta. Pemeriksaan teknis dan operasional ini sangat krusial guna memastikan semua armada dalam kondisi andal dan laik operasi demi menjaga keselamatan, keamanan, serta kenyamanan pelanggan di puncak arus mudik dan balik nanti,” imbuh Tohari.
Selain itu, calon penumpang diminta lebih teliti saat melakukan pemesanan tiket agar proses keberangkatan berjalan lancar.
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan antara lain memastikan kesesuaian data identitas seperti nama, NIK, dan tanggal lahir dengan dokumen resmi, serta menghindari kesalahan pengetikan yang dapat menghambat proses boarding.
KAI juga mengingatkan penumpang untuk menyiapkan rencana perjalanan cadangan, data anggota rombongan, serta memastikan saldo pembayaran dan koneksi internet dalam kondisi siap saat melakukan transaksi.
Langkah ini dinilai penting mengingat tingginya tingkat persaingan mendapatkan tiket pada periode favorit.
“KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan, sejalan dengan semangat KAI, Semakin Melayani,” pungkas Tohari.
Masyarakat diimbau rutin memantau aplikasi Access by KAI maupun kanal penjualan resmi lainnya untuk memperoleh informasi terbaru terkait pembukaan tiket kereta tambahan selama masa Angkutan Lebaran 2026.







