IndonesiaBuzz: Jakarta, 15 Juni 2025 – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil menghemat biaya listrik sebesar Rp98.055.920 melalui pemadaman lampu selama 60 menit secara serentak pada Sabtu malam, 14 Juni 2025.
“Dari aksi pemadaman semalam berhasil menghemat biaya listrik sebesar Rp98.055.920,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, di Jakarta, Minggu (15/6).
Pemadaman lampu tersebut merupakan bagian dari Aksi Hemat Energi dan Pengurangan Emisi Karbon yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) 2025. Kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemprov DKI dalam menyosialisasikan target pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada tahun 2030.
Lampu penerangan di sejumlah titik strategis Jakarta, termasuk Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Pemuda, Patung Jenderal Sudirman, hingga Balai Kota DKI Jakarta, dimatikan mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.
Berdasarkan data dari PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya), aksi ini berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 54,21 ton CO2e dan menghemat konsumsi listrik sebanyak 67,76 Megawatt hour (MWh).
“Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah mengambil bagian dalam aksi hemat energi ini. Ini menunjukkan kesadaran kolektif dalam menghadapi perubahan iklim,” ujar Asep.
Aksi ini dilaksanakan sesuai Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemadaman Lampu dalam rangka Hemat Energi dan Pengurangan Emisi Karbon, dan direncanakan akan terus dilakukan beberapa kali dalam setahun untuk mendorong kebiasaan hemat energi di masyarakat.
Pemprov DKI juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan langkah sederhana seperti penggunaan lampu LED, mencabut charger saat tidak digunakan, mengatur suhu AC secara efisien, dan mematikan peralatan listrik yang tidak dipakai guna mendukung upaya penghematan energi.
Dengan konsistensi, Pemprov DKI berharap aksi ini dapat mempercepat terwujudnya Kota Jakarta yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.







