Tuesday, August 18, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Pemkab Wonogiri Dorong Dapur MBG Serap Produk Lokal, BUMDes dan UMKM Diprioritaskan Jadi Pemasok

by Yudi
July 3, 2026
Reading Time: 3 mins read
Pemkab Wonogiri Dorong Dapur MBG Serap Produk Lokal, BUMDes dan UMKM Diprioritaskan Jadi Pemasok

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, dalam rapat koordinasi Satgas MBG Kabupaten Wonogiri bersama seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra dapur MBG se-Kabupaten Wonogiri yang digelar di Kompleks Khayangan Setda Wonogiri, Rabu (1/7/26).(foto: Humas Pemkab Wonogiri).

IndonesiaBuzz: Wonogiri, 3 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Wonogiri mendorong pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen penggerak ekonomi lokal. Salah satu langkah yang disiapkan ialah memprioritaskan bahan pangan dari petani, pelaku UMKM, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pemasok dapur MBG.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi Satgas MBG Kabupaten Wonogiri bersama seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra dapur MBG se-Kabupaten Wonogiri yang digelar di Kompleks Khayangan Setda Wonogiri, Rabu (1/7/26).

Rapat yang turut dihadiri Kepala Kantor Pelaksana Program Gizi (KPPG) Semarang itu membahas penguatan ekosistem rantai pasok pangan lokal agar manfaat ekonomi Program MBG dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di tingkat desa.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menilai keterlibatan pemasok lokal dalam penyediaan bahan baku dapur MBG masih relatif rendah. Padahal, Wonogiri memiliki potensi pertanian, peternakan, hingga industri pangan rumah tangga yang mampu mendukung kebutuhan ribuan porsi makanan setiap hari.

BeritaTerkait

Warga Bangunsari Dolopo Tolak Rencana Pembangunan TPST

KA Daop 7 Terlambat 155 Menit akibat Truk Mogok di Perlintasan

“Sejauh ini masih sangat minim keterlibatan supplier lokal. Misalnya ada bahan makanan dari KDKMP dan BUMDes diharapkan juga bisa ikut masuk ke depannya,” ujar Setyo.

Menurutnya, sejumlah desa telah memiliki BUMDes yang memproduksi berbagai komoditas pangan, sementara masyarakat juga menghasilkan produk seperti tempe, sayuran, cabai, buah-buahan, hingga beras yang berpotensi menjadi bagian dari rantai pasok Program MBG.

Salah satu praktik yang telah berjalan, kata dia, terdapat di Kelurahan Wonokarto, di mana dapur MBG telah membeli kebutuhan beras melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih setempat. Model tersebut diharapkan dapat direplikasi oleh seluruh SPPG di Kabupaten Wonogiri.

Pemkab Wonogiri, lanjut Setyo, akan berperan sebagai fasilitator dengan memetakan potensi pemasok di setiap desa. Pendataan akan mencakup kelompok tani, petani hortikultura, produsen buah, pengrajin tempe, hingga pelaku usaha pangan lainnya yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan dapur MBG secara berkelanjutan.

“Dengan ini harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal,” katanya.

Selain memperkuat ekonomi desa, Pemkab juga menegaskan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Program MBG melalui Satgas MBG Kabupaten Wonogiri.

Sebagai Ketua Satgas MBG Wonogiri, Setyo mengatakan pihaknya memiliki kewenangan memberikan rekomendasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) apabila ditemukan pelaksanaan SPPG yang tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Satgas saat ini juga bisa mengeluarkan rekomendasi kepada BGN untuk mensuspend SPPG yang tidak sesuai SOP,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala KPPG Semarang Hadi Riajaya menegaskan pemberdayaan ekonomi masyarakat memang menjadi salah satu tujuan utama Program MBG. Oleh karena itu, penggunaan bahan pangan lokal menjadi prioritas selama kualitas dan kapasitas produksinya memenuhi kebutuhan dapur.

“Diprioritaskan lokal kecuali bahan baku yang diminta tidak ada di Wonogiri. Itu baru bisa dari wilayah lain, dan tetap diutamakan masih dalam provinsi yang sama,” ujarnya.

Namun demikian, Hadi menekankan bahwa setiap calon pemasok, termasuk BUMDes, KDKMP, maupun UMKM lokal, tetap harus memenuhi standar kualitas, kuantitas, serta harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, setiap dapur MBG melayani ribuan porsi makanan setiap hari sehingga kontinuitas pasokan menjadi faktor utama yang harus dipastikan.

“Kuantitas dan kualitasnya harus dicek. Selain itu, harga juga tidak boleh melebihi harga eceran tertinggi maupun harga acuan pemerintah. Supplier lokal seperti BUMDes, KDKMP maupun UMKM tentu bisa dilibatkan apabila memenuhi persyaratan tersebut,” jelasnya.

Sebagai bentuk pengawasan, KPPG Semarang juga tengah menyiapkan surat edaran yang mewajibkan seluruh dapur MBG memaksimalkan penggunaan pemasok lokal. Kepala SPPG diminta mengawasi seluruh proses pengadaan bahan pangan yang dilakukan oleh yayasan maupun mitra dapur.

Apabila ditemukan pembelian bahan pangan dari luar daerah tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, KPPG akan melakukan evaluasi hingga memberikan rekomendasi penangguhan operasional kepada Badan Gizi Nasional.

“Jika melakukan pembelanjaan di luar Wonogiri atau kabupaten/kotanya, supaya dilaporkan kepada kami. Akan kami evaluasi, dan apabila ditemukan pelanggaran dapat kami rekomendasikan untuk disuspend,” kata Hadi.

Dorongan memperkuat rantai pasok lokal tersebut diharapkan menjadikan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya meningkatkan kualitas gizi penerima manfaat, tetapi juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah melalui peningkatan pendapatan petani, pelaku UMKM, koperasi desa, dan BUMDes di Kabupaten Wonogiri. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri)

Tags: bumdesDapur MBGDorongPemkab Wonogiriproduk lokalSerapUMKM
Share220SendScan

Trending

Auto Draft
News

Warga Bangunsari Dolopo Tolak Rencana Pembangunan TPST

4 hours ago
Auto Draft
News

KA Daop 7 Terlambat 155 Menit akibat Truk Mogok di Perlintasan

4 hours ago
Auto Draft
Sport

TWC 3×3 Madiun 2026 Sukses Digelar, Ini Para Juaranya

1 day ago
HUT ke-81 RI, Bupati Wonogiri Serahkan Remisi kepada Narapidana dan Anak Binaan
News

HUT ke-81 RI, Bupati Wonogiri Serahkan Remisi kepada Narapidana dan Anak Binaan

1 day ago
Auto Draft
News

Bupati Madiun Ajak Warga Jaga Persatuan di HUT ke-81 RI

1 day ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Auto Draft

Warga Bangunsari Dolopo Tolak Rencana Pembangunan TPST

August 18, 2026
Auto Draft

KA Daop 7 Terlambat 155 Menit akibat Truk Mogok di Perlintasan

August 18, 2026

TERPOPULER

Sarana Damkar Ngawi Memprihatinkan, DPRD Sebut Kondisinya Darurat

TWC 3×3 Madiun 2026 Sukses Digelar, Ini Para Juaranya

Comeback Dramatis, Persinga U-17 Tekuk Mojokerto FC 3-1 di Laga Perdana Soeratin

BPBD Ngawi Bagikan Bendera Merah Putih Bersamaan dengan Droping Air Bersih ke Pelosok Desa

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In