IndonesiaBuzz: Madiun, 1 Februari 2024 – Wakil Walikota Madiun, Inda Raya, menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian budaya lokal dengan mengusulkan inisiatif menarik. Dalam unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya @indaraya, ia menuliskan caption tentang makna pakaian kebaya.
“Kebaya, adalah pakaian tradisional masyarakat Jawa. Dari kata “abaya” yang artinya jubah atau pakaian yang melambangkan kesederhanaan, keanggunan, kelembutan dan ketangguhan wanita Indonesia (menurut kak Google),” tulisnya, Kamis (1/2/2024).
Lebih lanjut, orang nomor dua di Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun itu, menuliskan, “Sekarang kebaya sudah ber evolusi menjadi bermacam2 model. Ada yang masih khas dan ada yang modifikasi.”
Komitmen Inda Raya terhadap pelestarian budaya semakin kentara dengan ajakannya untuk menetapkan “Hari Wajib Berkebaya”. Di mana warga Kota Madiun diharapkan mengenakan kebaya sebagai bentuk penghargaan terhadap kekayaan budaya mereka.
“Gimana kalo sebulan sekali, dicanangkan hari wajib berkebaya gitu ya? Saya sih YESS!!!”
Komunitas Kain Kebaya Indonesia (KKI) Kota Madiun
Unggahan Inda Raya tersebut usai bertemu dengan Komunitas Kain Kebaya Indonesia (KKI) Kota Madiun pada sore kemarin. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Walikota secara aktif berbagi pandangannya tentang pentingnya melestarikan kebaya, tidak hanya sebagai pakaian tradisional tetapi juga sebagai simbol nilai-nilai kearifan lokal.
Pada kesempatan itu, ia juga mengusulkan kepada KKI Kota Madiun untuk menggelar kegiatan bedah kebaya. Menurutnya, kegiatan itu bertujuan agar anggota komunitas dapat lebih memahami filosofi, sejarah, dan beragam model kebaya.
Wakil Walikota Madiun yang beberapa waktu lalu memperoleh anugerah gelar kebangsawanan dari Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat itu berharap, melalui langkah ini, kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga warisan budaya lokal akan semakin meningkat. Ia juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi pemersatu masyarakat, memperkuat rasa bangga akan identitas budaya, dan mendukung industri kebaya lokal. @wartonagoro







