IndonesiaBuzz: Jakarta, 14 Januari 2024 – Pangeran Mohammed bin Salman (MbS), Perdana Menteri dan Putra Mahkota Arab Saudi, angkat suara terkait serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Inggris terhadap milisi Houthi di Yaman. Dalam pernyataan resmi, Pangeran MbS menyampaikan keprihatinannya terkait eskalasi konflik yang semakin meningkat di Laut Merah.
“Meskipun Kerajaan Saudi menekankan pentingnya menjaga keamanan dan stabilitas kawasan Laut Merah, di mana kebebasan navigasi merupakan tuntutan internasional karena merugikan kepentingan seluruh dunia, Kerajaan Saudi menyerukan (semua pihak) menahan diri dan menghindari eskalasi sehubungan dengan peristiwa yang sedang terjadi di kawasan ini,” demikian bunyi pernyataan resmi dari pihak Saudi seperti dikutip oleh CNN.
Dalam kesempatan tersebut, Pangeran MbS mengimbau semua pihak yang terlibat untuk menghindari eskalasi ketegangan. Serangan AS-Inggris ke Yaman terjadi pada saat agresi Israel terhadap Jalur Gaza masih berlangsung, yang telah menewaskan lebih dari 23.200 warga Palestina sejak 7 Oktober lalu.
Houthi segera merespons dengan serangan udara terhadap kapal perang AS dan Inggris di Laut Merah setelah Yaman dibombardir. Hussein Al Ezzi, Wakil Menteri Luar Negeri Yaman di rezim Houthi, memperingatkan AS dan Inggris akan menghadapi konsekuensi yang buruk atas agresi terang-terangan ini.
“Houthi mengatakan serangan itu ditujukan demi membela Palestina yang masih digempur secara brutal oleh Israel. Houthi menguasai sebagian besar Yaman, termasuk menduduki Ibu Kota Sana’a sejak 2014 ketika perang sipil pecah di negara itu,” ungkap CNN.
Komandan Pusat Angkatan Udara AS, Letnan Jenderal Alex Grynkewich, menyatakan bahwa serangan koalisi AS-Inggris berhasil menghantam 60 target milisi Houthi di Yaman, termasuk pusat komando dan kontrol, gudang amunisi, sistem peluncuran, fasilitas produksi, dan sistem radar pertahanan udara Houthi. Grynkewich juga mengklaim penggunaan lebih dari 100 amunisi berpemandu presisi selama serangan tersebut.
Serangkaian gempuran AS-Inggris juga dilaporkan oleh pejabat Houthi yang menargetkan beberapa situs penting di Yaman. Houthi meningkatkan serangan mereka ke Israel dengan menyerang dan membajak kapal-kapal komersial terkait Israel yang melewati Laut Merah. @cinde







