Monday, August 3, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News Politik & Pemerintahan

Menteri Keuangan Blokir Anggaran Rp 50 Triliun, Airlangga Hartarto Sebut Itu Untuk Mendanai Bansos.

by Redaksi IndonesiaBuzz
February 7, 2024
Reading Time: 2 mins read
Menteri Keuangan Blokir Anggaran Rp 50 Triliun, Airlangga Hartarto Sebut Itu Untuk Mendanai Bansos.

IndonesiaBuzz: Jakarta, 7 Februari 2024 – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, melakukan langkah kontroversial dengan melakukan automatic adjustment atau pemblokiran anggaran Kementerian/Lembaga pada tahun 2024. Total anggaran yang dibekukan mencapai Rp 50,14 triliun.

Automatic adjustment ini mewajibkan setiap Kementerian/Lembaga menyisihkan 5 persen dari total anggaran mereka untuk dicadangkan dan tidak dibelanjakan terlebih dahulu. Sebagai hasilnya, sejumlah anggaran yang belum menjadi prioritas dan dilaksanakan pada awal tahun harus diblokir.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (KLI Kemenkeu) Deni Surjantoro menjelaskan bahwa langkah ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2024. Alasan di balik pemblokiran anggaran, menurut Deni, adalah dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi perekonomian dunia.

“Saat ini kondisi geopolitik global yang dinamis berpotensi mempengaruhi perekonomian dunia,” ujar Deni, Jumat, 2 Februari 2024. “Dan (automatic adjustment) telah terbukti ampuh untuk menjaga ketahanan APBN 2022 dan 2023 (ketika Covid-19).”

BeritaTerkait

Bupati Madiun Dorong Disiplin Anggaran Desa Lewat Bimtek Optimalisasi Keuangan

DPC PDI Perjuangan Magetan Peringati HUT Ke-53 dengan Tasyakuran dan Donor Darah

Meskipun setiap Kementerian/lembaga diwajibkan menyisihkan 5 persen dari total anggaran, Deni menyatakan bahwa anggaran tersebut tetap berada di masing-masing K/L dan dapat digunakan untuk situasi darurat.

Namun, Deni menolak memberikan informasi lebih lanjut terkait situasi darurat dan tidak menjelaskan dasar hukum penerapan automatic adjustment. Ketika ditanya mengenai kemungkinan anggaran yang dibekukan dialihkan untuk bantuan sosial (bansos), Deni membantahnya, menyatakan, “Tidak, kan anggarannya masih tetap berada di masing-masing K/L.”

Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menyatakan bahwa pencadangan anggaran APBN melalui automatic adjustment tahun ini memiliki perhitungan politik. Bhima menilai langkah ini tidak didasarkan pada pertimbangan ekonomi yang kuat, melainkan untuk memberi jalan bagi peningkatan belanja bantuan sosial, terutama dalam tahun politik saat ini.

Baru-baru ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengakui bahwa pemblokiran Rp 50,14 triliun anggaran K/L akan digunakan untuk mendanai program bansos. Dalam penggunaannya, anggaran tersebut akan menjadi sumber pendanaan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan dan subsidi pupuk. BLT tersebut senilai Rp 200 ribu per penerima setiap bulannya atau Rp 600 ribu per keluarga sasaran selama tiga bulan. Sementara subsidi pupuk akan mencapai Rp 14 triliun.

Airlangga menjelaskan bahwa automatic adjustment adalah salah satu cara untuk mengatur sumber pendanaan agar alokasi dana BLT Mitigasi Pangan dan subsidi pupuk bisa ditambah. Langkah ini diambil untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global dan gejolak geopolitik yang terjadi.@cinde

Tags: bansosmenkeuPemilu 2024politik praktissri mulyani
Share220SendScan

Trending

Auto Draft
Halo Jatim

Bupati Madiun Hadiri Haul Akbar Hari Jadi Kabupaten ke-458

14 hours ago
KAI Daop 7 Madiun Edukasi Keselamatan Kereta Api kepada Siswa
Halo Jatim

KAI Daop 7 Madiun Edukasi Keselamatan Kereta Api kepada Siswa

14 hours ago
PDI Perjuangan Ngawi Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Ranting, Siapkan Mesin Partai Hadapi Pemilu
News

PDI Perjuangan Ngawi Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Ranting, Siapkan Mesin Partai Hadapi Pemilu

20 hours ago
KPK Bantah Ada Intervensi dalam Penyidikan Kasus Dugaan Suap Audit BPK Muara Enim
News

KPK Bantah Ada Intervensi dalam Penyidikan Kasus Dugaan Suap Audit BPK Muara Enim

20 hours ago
Satlantas Polres Ngawi Tilang 16 Kendaraan dalam Patroli Hunting System, Knalpot Brong Jadi Sasaran Utama
News

Satlantas Polres Ngawi Tilang 16 Kendaraan dalam Patroli Hunting System, Knalpot Brong Jadi Sasaran Utama

20 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Auto Draft

Bupati Madiun Hadiri Haul Akbar Hari Jadi Kabupaten ke-458

August 2, 2026
KAI Daop 7 Madiun Edukasi Keselamatan Kereta Api kepada Siswa

KAI Daop 7 Madiun Edukasi Keselamatan Kereta Api kepada Siswa

August 2, 2026

TERPOPULER

PDI Perjuangan Ngawi Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Ranting, Siapkan Mesin Partai Hadapi Pemilu

Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah Berlanjut, Kejagung Periksa Dua Saksi dan Jadwalkan Ulang Lima yang Mangkir

Ngawi Matangkan Persiapan POPDA Jatim XV 2026, Seleksi Atlet dan Kesiapan Venue Jadi Fokus

Tabrakan Beruntun di Sugihwaras Bojonegoro, Pemotor Tewas Usai Tertabrak Pikap

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In