IndonesiaBuzz: Medan, 15 Juli 2025 – Memasuki akhir masa libur sekolah, minat masyarakat Sumatera Utara untuk bepergian menggunakan kereta api tercatat mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara, selama akhir pekan terakhir libur sekolah, pada Jumat (11/7) hingga Minggu (13/7), jumlah penumpang rata-rata mencapai 9.684 orang per hari. Angka tersebut naik sekitar 8 persen dibanding hari Kamis (10/7) yang tercatat sebanyak 8.986 penumpang.
“Peningkatan ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan kereta api, terutama di momen libur sekolah,” ujar Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, M. As’ad Habibuddin, dalam keterangan resminya dikutip, Selasa (15/7/25).
Sejumlah perjalanan kereta api baik lokal maupun jarak jauh mengalami lonjakan penumpang cukup signifikan. KA Belambangan Ekspres relasi Tebing Tinggi–Lalang PP misalnya, melayani rata-rata 473 penumpang per hari atau naik 91 persen dibanding Kamis (10/7) yang hanya tercatat 247 penumpang.
KA Cut Meutia relasi Krueng Mane–Krueng Geukueh PP juga mencatat kenaikan penumpang sebesar 51 persen, dari 78 menjadi rata-rata 118 penumpang per hari. Sementara itu, KA Siantar Ekspres relasi Medan–Pematang Siantar PP naik sekitar 9 persen, dari 1.947 menjadi 2.125 penumpang per hari.
Peningkatan serupa juga terjadi pada KA Sribilah Utama relasi Medan–Rantau Prapat PP yang naik 8 persen dari 2.411 menjadi 2.595 penumpang per hari. Sedangkan KA Putri Deli relasi Medan–Tanjung Balai PP mencatat kenaikan 2 persen, dari 4.303 menjadi 4.373 penumpang per hari.
As’ad menambahkan, tingginya minat masyarakat bepergian dengan kereta api memberikan dampak positif bagi lingkungan, di antaranya membantu mengurangi kemacetan jalan raya serta menekan emisi karbon. “Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah membangun sistem transportasi rendah emisi,” jelasnya.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan. Kami berharap kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan masyarakat, khususnya di momen liburan yang penuh kebersamaan,” tutup As’ad. (Red/Humas)







