IndonesiaBuzz: Ekonomi & Bisnis – Guna mendukung kelancaran arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, PT Jasamarga Probolinggo-Banyuwangi (PT JPB) akan membuka jalur fungsional di jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) segmen Gending-Kraksaan sepanjang 10,35 km.
Meskipun masih berstatus fungsional, jalur ini diharapkan dapat memperlancar perjalanan pemudik dan wisatawan yang melintasi wilayah Jawa Timur, khususnya menuju destinasi di bagian timur provinsi tersebut.
Jalur Fungsional untuk Arus Mudik dan Balik
Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, M. Agus Setiawan, menjelaskan bahwa PT JPB telah menyiapkan beberapa jalur fungsional guna menghadapi lonjakan arus kendaraan pada libur Nataru 2024/2025.
“Untuk Nataru kali ini, kami menyiapkan beberapa ruas tol baru sebagai jalur fungsional yang siap dioperasikan. Di antaranya, jalan tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo (Jogja-Solo) segmen Klaten-Prambanan sepanjang 8,60 km dan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi segmen Gending-Kraksaan sepanjang 10,35 km,” kata Agus, Sabtu (14/12/2024).
Jalur fungsional ini akan dioperasikan pada pukul 06.00-16.00 WIB dan satu arah sesuai jadwal berikut:
- 21-27 Desember 2024: Satu arah dari Gending menuju Gerbang Tol (GT) Kraksaan.
- 28 Desember 2024-5 Januari 2025: Satu arah dari GT Kraksaan menuju Gending.
Ketentuan Penggunaan Jalur Fungsional
Saat periode mudik (21-27 Desember 2024), pengguna jalan dari tol Trans Jawa dapat melanjutkan perjalanan dari ruas Pasuruan-Probolinggo menuju ruas Probolinggo-Banyuwangi segmen Gending-Kraksaan. Sementara pada periode arus balik (28 Desember 2024-5 Januari 2025), kendaraan dapat masuk melalui GT Kraksaan untuk melanjutkan perjalanan ke arah Pasuruan-Probolinggo atau GT Gending.
Pengguna jalan diminta berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan memperhatikan rambu di sepanjang jalur fungsional. PT JPB juga telah bekerja sama dengan pihak kepolisian, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional jalur ini.
Dampak Positif bagi Konektivitas dan Ekonomi
Direktur Utama PT JPB, Adi Prasetyanto, menyatakan bahwa pembukaan jalur fungsional ini akan memberikan manfaat besar, khususnya dalam mempercepat waktu tempuh perjalanan di bagian timur Jawa.
“Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat jalur fungsional ini, terutama dalam mempercepat perjalanan ke wilayah Tapal Kuda melalui segmen Gending-Kraksaan,” ujar Adi.
Selain itu, keberadaan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) diharapkan mampu meningkatkan daya saing ekonomi wilayah Tapal Kuda dengan menarik lebih banyak peluang bisnis serta mendukung perkembangan sektor industri, pertanian, dan ekonomi lainnya.
Proyek pembangunan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi tahap pertama, yang mencakup ruas Gending hingga Besuki, ditargetkan selesai pada kuartal IV tahun 2025. Ruas ini akan dilengkapi tiga gerbang tol (Kraksaan, Paiton, dan Situbondo Barat), tiga simpang susun (Kraksaan, Paiton, dan Besuki), serta dua Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP).
Dengan tersambungnya ruas ini ke jaringan Jalan Tol Trans Jawa, perjalanan antar kota di wilayah Tapal Kuda, seperti Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi, dan Jember, akan menjadi lebih singkat.
PT JPB mengimbau pengguna jalan untuk berkendara dalam kondisi prima, memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi, serta mematuhi batas kecepatan maksimal 60 km/jam selama melintasi jalur fungsional. @wara-e







