IndonesiaBuzz: Madiun 16 Januari 2024 – Dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan dan pembinaan kepada Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun Kanwil Kemenkumham Jatim melaksanakan kegiatan Bimbingan Kerohanian bagi Warga Binaan Kristen. Acara tersebut dilaksanakan, Senin (15/01/2024) di Gereja Oikumene Lapas Pemuda IIA Madiun.
Sebanyak 30 orang Warga Binaan Kristiani Lapas Pemuda Madiun aktif mengikuti kegiatan pembinaan rohani yang diadakan oleh Tim Pelayanan Pembinaan Rohani Kristiani Yayasan Indonesia Bangkit Dan Bersinar Indonesia – Rise And Shine Ministry (YIBB_RSM). Tim pembinaan rohani tersebut terdiri dari 11 orang, termasuk Pengurus Wilayah Eks Karesidenan Madiun dan Pengurus Pusat YIBB – RSM.
Ketua YIBB – RSM, Pdt. Jhon J Manopo,M.DIV, memberikan khotbah dengan mengangkat tema “Penasaran Membawa Keselamatan” berdasarkan Firman Tuhan dari Lukas 19: 1-10. Khotbah tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi dan refleksi bagi Warga Binaan Kristen Lapas Pemuda Madiun.
Dalam ibadah yang dipimpin oleh Pdm. Sri Handayani, M. Th dari Rise And Shine Ministry (RSM) – Yayasan Indonesia Bangkit dan Bersinar (YIBB) Pusat, peserta juga menyaksikan berbagai persembahan, termasuk paduan suara dan pembacaan puisi yang dipersembahkan oleh Warga Binaan Peserta Pembinaan.
Ketua Umum YIBB-RSM Pusat, Pdt. John J. Manoppo., M.Div., M. Th, berbagi kesaksiannya tentang panggilan Tuhan dan bagaimana Tuhan memberikan pertolongan dalam menjawab panggilan-Nya. Beliau juga mengajak Warga Binaan untuk berani mengambil pilihan dengan menjawab panggilan Tuhan.
Ardian Nova Christiawan, Kepala Lapas Pemuda Madiun, memberikan apresiasi dan dukungan kepada jajarannya atas penyelenggaraan kegiatan pembinaan kerohanian tersebut.
“Setiap WBP wajib kita bekali dengan pembinaan kerohanian untuk membentuk iman, mental, dan watak agar menjadi manusia seutuhnya yang bertaqwa dan bertanggung jawab kepada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” ujar Ardian Nova Christiawan.
Sementara itu, Rachmad Tri Raharjo, Kasi Binadik Lapas Pemuda Madiun, menyampaikan pentingnya pembinaan spiritual dan moral bagi Warga Binaan.
“Warga Binaan perlu dibekali dengan pembinaan spiritual dan moral. Kegiatan pembinaan ini dapat memberikan Warga Binaan pencerahan secara rohani sehingga ketika mereka kembali lagi di tengah masyarakat dapat diterima dengan baik. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali dengan pemahaman Alkitab yang relevan untuk menghadapi tantangan masa depan,” terangnya.
Ia juga menambahkan bahwa dengan kegiatan ini diharapkan nantinya Warga Binaan mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Bukan hanya kepentingan gereja ataupun pemuka agama Kristen saja melainkan tujuan yang ingin dicapai oleh negara melalui Lembaga Pemasyarakatan.
Acara Pembinaan Kristiani ini, yang diselenggarakan dalam rangka Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, ditutup dengan doa safaat dan doa berkat yang dipimpin oleh Bp. Pdt. John J. Manoppo., M.Div., M. Th. (Hms/Red)







