IndonesiaBuzz: Kendari, 20 September 2026 – Seekor anak hiu paus (Rhincodon typus) berukuran sekitar dua meter ditemukan mati terdampar di pesisir Pantai Bungkutoko, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Satwa laut yang dilindungi tersebut ditemukan warga dalam kondisi telah berada di atas pasir pantai. Informasi mengenai temuan itu kemudian diterima Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Sultra.
Kepala Satker BPSPL Sultra Jufri mengatakan pihaknya langsung menyiapkan tim untuk menuju lokasi guna mengecek kondisi bangkai hiu paus sekaligus menentukan langkah penanganan selanjutnya.
“Kami baru mendapat informasi tadi. Anggota sedang persiapan ke lokasi untuk mengecek upaya selanjutnya,” kata Jufri saat dihubungi di Kendari, Minggu (20/9/26).
Menurut Jufri, hiu paus tersebut memiliki panjang sekitar dua meter dan ditemukan dalam kondisi sudah berada di tepi pantai. Karena kondisinya telah mati, penanganan awal yang direncanakan adalah menguburkan bangkai satwa tersebut di sekitar lokasi terdampar.
“Ukuran dua meter dan sudah di pantai. Kemungkinan penanganannya dikubur di sekitar lokasi terdampar,” ujarnya.
BPSPL Sultra masih melakukan penelusuran untuk mengetahui asal-usul anak hiu paus tersebut. Jufri menduga kemunculan satwa di Pantai Bungkutoko memiliki kaitan dengan hiu paus yang sebelumnya sempat terpantau di perairan Wakatobi.
Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Pemeriksaan langsung di lapangan masih diperlukan untuk mengetahui kemungkinan adanya keterkaitan biologis antara kedua temuan tersebut.
“Hiu paus ini sepertinya bersamaan dengan hiu paus di Wakatobi. Belum tahu pasti apa kemungkinan induknya yang di Wakatobi dan anaknya yang di Bungkutoko Kendari,” kata Jufri.
BPSPL Sultra saat ini terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan bangkai anak hiu paus dilakukan sesuai prosedur dan standar penanganan satwa laut yang terdampar.
Warga setempat, Isra, mengatakan hiu paus tersebut telah ditemukan dalam kondisi terdampar sejak Sabtu (19/9/2026).
Menurut dia, satwa tersebut sudah dalam kondisi mati ketika pertama kali dilihat warga. Bangkai hiu paus berada di atas pasir di kawasan pesisir Pantai Bungkutoko.
“Sudah dari kemarin (Sabtu 19/9) itu dia terdampar, sudah mati juga waktu saya lihat,” kata Isra.
Temuan anak hiu paus tersebut selanjutnya ditangani dengan melibatkan BPSPL Sultra dan pihak terkait. Pemeriksaan di lokasi diharapkan dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi satwa sebelum mati dan memastikan langkah penanganan bangkainya. @yudi







