IndonesiaBuzz: Madiun, 12 Januari 2024 – Lapas Pemuda Madiun, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, melaksanakan kegiatan Troliing Sarana dan Prasarana (Sarpras) sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib), pasca hujan lebat yang disertai angin, melanda beberapa kawasan Kota Madiun.
Tindakan preventif ini dilaksanakan oleh jajaran petugas Lapas Pemuda Madiun, oleh Ka.KPLP Boy Guntur Sagara, Kasi Adm. Kamtib Muhhamad Agung Nugroho, Kasubag TU Bunyamin Husain, serta staf KPLP, Staf Umum, dan jajaran Regu Pengamanan pada Kamis (11/1/2024).
Trolling dilaksanakan sebagai respons terhadap dampak cuaca ekstrem, dimana hujan deras disertai angin pada Rabu malam, menyebabkan beberapa kawasan di Kota Madiun tergenang banjir. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi masalah, seperti bocornya atap atau masalah teknis lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan warga binaan.
Dalam pelaksanaan Trolling, petugas melakukan pengecekan ketersediaan bahan bakar genset untuk mengatasi pemadaman listrik, memeriksa panel utama power house, mengecek pompa air Poliklinik, saluran pembuangan air, kelistrikan di blok hunian, serta memeriksa kebocoran pada lantai atas blok Brawijaya.
“Kami memiliki tanggung jawab untuk menjaga kondisi lingkungan lapas agar tetap aman dan kondusif, terutama saat cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai angin. Kami ingin memastikan bahwa sarpras dalam kondisi baik dan para warga binaan dapat tinggal di dalam kamar hunian dengan nyaman dan bebas dari risiko apapun,” ungkap Kepala Lapas Pemuda Madiun Ardian Nova Christiawan.
Reaksi positif datang dari para warga binaan, yang menyambut baik perhatian dan langkah-langkah proaktif petugas dalam menjaga kondisi Lapas agar tetap aman, nyaman, dan kondusif di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini.







