IndonesiaBuzz: Gunungkidul, 10 September 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Wonosari bersama Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Wonosari melaksanakan penanaman 350 bibit kelapa secara serentak di Dusun Kerjo II, Genjahan, Ponjong, Gunungkidul, Selasa (9/9/25) pagi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan jajaran pemasyarakatan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus implementasi Asta Cita Presiden serta 13 Akselerasi Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Kalurahan Genjahan sebagai bentuk sinergi pengembangan potensi pangan berkelanjutan.
Kepala Lapas Kelas IIB Wonosari, Renharet Ginting, menegaskan penanaman bibit kelapa menjadi kontribusi nyata pemasyarakatan dalam menjaga ketahanan pangan di Gunungkidul.
“Selain sebagai wadah pembinaan bagi warga binaan, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan kami terhadap pembangunan daerah. Sinergi dengan pemerintah daerah membuktikan bahwa Lapas dapat menjadi mitra strategis, khususnya di sektor pertanian,” kata Renharet.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endang Sri Sumiyartini, yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, program penanaman kelapa tidak hanya bernilai produktif, tetapi juga edukatif.
“Lapas tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga ikut memperkuat fondasi ekonomi dan pangan di daerah. Ini model kolaborasi yang patut dilanjutkan,” ujar Endang.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama lebih luas antara jajaran pemasyarakatan dan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam pengembangan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.(Dimas P/Koresponden Jogjakarta)







