IndonesiaBuzz: Travel & Staycation – Dalam upaya mendukung sektor pariwisata, Pemerintah Kota Batu tengah menggagas proyek kendaraan wisata yang unik dan khas, dengan melibatkan peran aktif desa atau kelurahan di wilayah tersebut. Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat dan memajukan ekonomi di desa-desa.
“Kendaraan wisata kita ingin jangan Pemkot Batu yang membuat. Kita ingin desa-desa yang buat,” ungkap Aries kepada awak media pada Jumat (1/3/2024). Ia menegaskan bahwa melibatkan desa dalam pembuatan kendaraan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal.
Aries menilai bahwa jika Pemerintah Kota Batu yang membuat kendaraan wisata, pendanaannya akan bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang cenderung tidak memberdayakan masyarakat secara langsung. “Kalau Pemkot Batu yang buat, maka akan bertumpu pada PAD, tidak pemberdayaan masyarakat. Maka kita minta ada pemberdayaan di masyarakat, sehingga tumbuh ekonomi di desa tersebut,” jelasnya.
Lebih lanjut, Aries menyatakan bahwa kendaraan wisata yang dihasilkan oleh desa-desa di Kota Batu dapat menjadi penunjang pariwisata setempat. Dengan adanya kendaraan ini, rencananya akan dibuat peta rute wisata yang dilalui kendaraan tersebut, sehingga obyek wisata di desa dapat lebih terorganisir.
“Jadi misal ada berapa obyek wisata di desa tersebut, nanti bisa dibuatkan peta sendiri yang dilalui kendaraan wisata itu. Bisa juga berkolaborasi antar desa,” tambah Aries. Ia juga menyebutkan bahwa bentuk kendaraan wisata yang diinginkan mirip dengan odong-odong untuk memberikan kesan khas dan menarik bagi wisatawan.
Rencananya, proyek ini akan melibatkan partisipasi aktif dari pihak desa, dengan Pemerintah Kota Batu memberikan bimbingan dan dukungan teknis. Melalui “Desa Kreasi”, diharapkan akan lahir kendaraan wisata yang unik dan memikat, serta mampu memajukan ekonomi lokal di Kota Batu







