Saturday, May 30, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Ketua Komisi X DPR: Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras Negara Perbaiki Sistem Pendidikan dan Perlindungan Sosial

by Yudi
February 4, 2026
Reading Time: 2 mins read
Ketua Komisi X DPR: Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras Negara Perbaiki Sistem Pendidikan dan Perlindungan Sosial

Surat yang ditinggalkan siswa SD yang bunuh diri di Ngada, NTT. (Foto: Istimewa)

IndonesiaBuzz: Jakarta, 4 Februari 2026 – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menilai tragedi meninggalnya seorang siswa Sekolah Dasar (SD) kelas IV di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga mengakhiri hidup karena orang tuanya tidak mampu membeli buku dan pena bukan sekadar kabar duka. Peristiwa tersebut disebut sebagai alarm keras bagi negara untuk lebih serius memperhatikan nasib rakyat kecil, khususnya anak-anak usia sekolah.

“Tragedi ini bukan sekadar kabar duka, melainkan alarm keras bagi negara dan masyarakat. Peristiwa ini sangat menyayat hati dan tidak bisa diterima di negara mana pun,” ujar Hetifah, Rabu (4/2/2026).

Menurut Hetifah, anak berusia sekitar 10 tahun seharusnya berada dalam lingkaran perlindungan negara, mendapatkan akses pendidikan yang layak, serta bantuan sosial yang memadai. Ia menilai sangat tidak masuk akal jika seorang anak harus menghadapi keputusasaan ekstrem hanya karena keterbatasan ekonomi keluarga untuk memenuhi kebutuhan dasar pendidikan.

“Anak seusia itu seharusnya dilindungi, dibantu, dan didampingi oleh negara. Bukan justru dibiarkan menghadapi tekanan hidup hingga memilih mengakhiri hidupnya,” tegasnya.

BeritaTerkait

Polisi Dalami Misteri Kematian Satu Keluarga di Kledung, Dugaan Keracunan Makanan dan Gas Masih Diselidiki

Polda Jateng Ungkap 61 Kasus 3C Selama Mei 2026, 105 Tersangka Diamankan

Hetifah menekankan, tragedi ini harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pendidikan nasional, terutama terkait akses pendidikan dasar gratis yang sejatinya dijamin oleh konstitusi. Ia juga menyoroti pentingnya integrasi sistem pendidikan dengan perlindungan sosial agar kasus serupa tidak kembali terulang.

“Perlu ada koreksi serius terhadap kebijakan dan implementasi sistem pendidikan serta perlindungan sosial. Negara tidak boleh gagal mendeteksi dan menjangkau keluarga keluarga rentan yang kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan anak anaknya,” ujarnya.

Komisi X DPR RI, lanjut Hetifah, mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan program bantuan pendidikan benar-benar menjangkau masyarakat miskin, termasuk penyediaan perlengkapan sekolah dasar seperti buku dan alat tulis. Selain itu, ia menilai pendampingan psikososial di lingkungan sekolah dan keluarga juga perlu diperkuat.

Tragedi siswa SD di NTT tersebut kembali membuka luka lama soal ketimpangan akses pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Di tengah berbagai program bantuan pendidikan yang diklaim pemerintah, peristiwa ini menunjukkan masih adanya celah besar dalam pelaksanaan kebijakan di lapangan.

“Negara tidak boleh menunggu tragedi demi tragedi untuk bertindak. Keselamatan, martabat, dan masa depan anak-anak Indonesia harus menjadi prioritas utama,” pungkas Hetifah. @yudi

Tags: Alarm Keras NegaraGantung diriKetua Komisi X DPRSiswa SD di NTT
Share220SendScan

Trending

Polisi Dalami Misteri Kematian Satu Keluarga di Kledung, Dugaan Keracunan Makanan dan Gas Masih Diselidiki
News

Polisi Dalami Misteri Kematian Satu Keluarga di Kledung, Dugaan Keracunan Makanan dan Gas Masih Diselidiki

11 hours ago
Polda Jateng Ungkap 61 Kasus 3C Selama Mei 2026, 105 Tersangka Diamankan
News

Polda Jateng Ungkap 61 Kasus 3C Selama Mei 2026, 105 Tersangka Diamankan

11 hours ago
Di Tengah Tekanan Ekonomi, Rumah Aspirasi Kanang Salurkan 12 Sapi dan 107 Kambing Kurban untuk Warga Ngawi
News

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Rumah Aspirasi Kanang Salurkan 12 Sapi dan 107 Kambing Kurban untuk Warga Ngawi

12 hours ago
Dedikasi Tanpa Catatan Pelanggaran, Ipda Supiyati Raih Pangkat Pengabdian
News

Dedikasi Tanpa Catatan Pelanggaran, Ipda Supiyati Raih Pangkat Pengabdian

12 hours ago
LDII Ngawi Perkuat Sinergi dengan Media, Jumlah Hewan Kurban Tembus Rp5 Miliar
News

LDII Ngawi Perkuat Sinergi dengan Media, Jumlah Hewan Kurban Tembus Rp5 Miliar

12 hours ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Polisi Dalami Misteri Kematian Satu Keluarga di Kledung, Dugaan Keracunan Makanan dan Gas Masih Diselidiki

Polisi Dalami Misteri Kematian Satu Keluarga di Kledung, Dugaan Keracunan Makanan dan Gas Masih Diselidiki

May 29, 2026
Polda Jateng Ungkap 61 Kasus 3C Selama Mei 2026, 105 Tersangka Diamankan

Polda Jateng Ungkap 61 Kasus 3C Selama Mei 2026, 105 Tersangka Diamankan

May 29, 2026

TERPOPULER

Ngawi Matangkan Persiapan POPDA Jatim XV 2026, Target Tembus 15 Besar

Desa Batur Banjarnegara Sembelih 399 Hewan Kurban, Tradisi Gotong Royong Warga Jadi Sorotan Nasional

Perbakin Kabupaten Madiun Punya Ketua Baru, Candra Fokus Cetak Atlet Berprestasi

Parkir Taman Bantaran Kota Madiun Dipersoalkan, LPMK Angkat Bicara

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In