IndonesiaBuzz: Ngawi, 10 Maret 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Jawa Timur-Bali (BBPJN) mulai melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan nasional menjelang arus mudik Lebaran 2026. Salah satu titik yang menjadi fokus penanganan adalah ruas jalan Ngawi – Surakarta yang masih ditemukan kerusakan berupa lubang di beberapa titik.
Perbaikan dilakukan pada jalur yang berada di wilayah perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan metode pengembalian kondisi jalan. Untuk ruas dengan kerusakan cukup parah, dilakukan penambahan lapisan aspal atau overlay guna meningkatkan kualitas permukaan jalan.
Sejumlah titik yang menjadi lokasi perbaikan antara lain berada di wilayah Soko, Kawu, dan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Pada ruas tersebut dilakukan overlay satu lapis sepanjang sekitar 2,3 kilometer.
Selain itu, petugas juga melakukan pre-marking sebagai persiapan pembuatan marka jalan guna meningkatkan keselamatan pengendara yang melintas di jalur tersebut.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Jawa Timur, Candra Hervin, mengatakan hingga saat ini pihaknya telah menyelesaikan perbaikan sepanjang 10,83 kilometer di ruas Ngawi-Solo.
“Dalam hal ini kami mengikuti arahan pimpinan dari Menteri PU bahwa menjelang Lebaran seluruh ruas jalan nasional harus zero hole, artinya tidak boleh ada lubang, baik di Jawa maupun wilayah lain,” ujar Candra saat meninjau lokasi perbaikan, Senin (9/3/26).
Menurutnya, target tersebut diupayakan agar perjalanan masyarakat saat mudik dapat berlangsung aman dan nyaman tanpa terganggu kondisi jalan yang rusak.
Candra juga optimistis seluruh perbaikan dapat diselesaikan sebelum puncak arus mudik. Ia memperkirakan kondisi jalan di jalur Ngawi-Solo sudah sepenuhnya mulus pada H-7 hingga H+7 Lebaran.
“Awalnya target H-10, namun kami meminta toleransi dari pihak lalu lintas. Alhamdulillah kami masih diberi kesempatan hingga H-7 untuk menyelesaikan perbaikan sehingga saat arus mudik nanti kondisi jalan sudah 100 persen tidak ada lubang,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi munculnya kerusakan baru akibat faktor cuaca, petugas juga telah menyiapkan sekitar delapan ton aspal hotmix yang siap digunakan sewaktu-waktu jika ditemukan lubang susulan di jalur tersebut.
Upaya ini diharapkan dapat mendukung kelancaran arus mudik serta meningkatkan keselamatan para pengguna jalan yang melintas di jalur strategis penghubung Jawa Timur dan Jawa Tengah tersebut. (Esaputra /Koresponden Ngawi)







