IndonesiaBuzz: Blitar, 1 Februari 2026 – Kecelakaan lalu lintas tunggal menewaskan dua remaja belasan tahun di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Peristiwa tersebut terjadi di jalan umum Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Minggu (1/2/26) dini hari, saat ketiganya berboncengan menggunakan satu sepeda motor.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Sepeda motor Honda Revo yang dikemudikan remaja berinisial MRI diduga kehilangan kendali hingga keluar dari badan jalan dan menabrak pohon di sisi jalan.
Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni, mengatakan kecelakaan tersebut diduga akibat kurangnya kehati-hatian pengendara.
“Motor kehilangan kendali, turun dari aspal jalan, lalu menabrak pohon yang ada di sisi jalan,” ujar Muheni saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu siang.
Akibat kejadian itu, pengendara MRI dan salah satu penumpang berinisial YGP dinyatakan meninggal dunia. Keduanya sempat dievakuasi ke rumah sakit bersama satu penumpang lainnya.
“Ketiganya dilarikan ke rumah sakit. Namun setelah diperiksa petugas medis, MRI dan YGP dinyatakan telah meninggal dunia,” kata Muheni.
Sementara satu penumpang lain dilaporkan mengalami luka berat pada bagian kepala dan wajah dan masih menjalani perawatan medis.
Muheni membenarkan bahwa ketiga korban merupakan pelajar yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Seluruhnya berjenis kelamin laki-laki dan merupakan warga Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.
Berdasarkan keterangan awal, ketiga pelajar tersebut diduga sebelumnya keluar rumah dengan berboncengan tiga untuk menghabiskan malam Minggu di sekitar kawasan Alun Alun depan Kantor Bupati Blitar, Kelurahan Kanigoro. Saat kecelakaan terjadi, mereka diperkirakan tengah dalam perjalanan pulang dari arah selatan menuju utara.
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya pengaruh minuman beralkohol, Muheni belum memberikan keterangan lebih lanjut.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, sekaligus mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di luar rumah, terutama pada jam rawan dan penggunaan kendaraan bermotor yang tidak sesuai aturan. @yudi







