IndonesiaBuzz : Madiun, 24 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengamanan angkutan barang menjelang Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan menggelar inspeksi malam terhadap layanan KA Parcel di Stasiun Madiun, Senin (22/12/2025) malam.
Inspeksi yang berlangsung pukul 22.00 hingga 24.00 WIB tersebut dilakukan bersama Detasemen Polisi Militer V/1 Madiun dan difokuskan pada pemeriksaan barang kiriman logistik untuk mencegah peredaran narkoba serta barang-barang terlarang lainnya.
Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh Manager Pengamanan KAI Daop 7 Madiun Suraidi Tarigan, serta dihadiri Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari, Assistant Manager Angkutan Barang, Wakil Kepala Stasiun Madiun Budiono, dan jajaran terkait.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, baik terhadap mitra pengiriman logistik di wilayah Madiun maupun langsung pada rangkaian KA Parcel yang akan diberangkatkan.
Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, KAI Daop 7 Madiun melibatkan anjing pelacak (K9) guna mendeteksi potensi pengiriman barang terlarang.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan inspeksi ini merupakan langkah preventif sekaligus bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba, psikotropika, serta barang berbahaya lainnya.
“KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk tidak memberikan ruang bagi peredaran barang-barang terlarang melalui moda transportasi kereta api. Sinergi dengan aparat penegak hukum, termasuk pelibatan K9, merupakan langkah nyata dalam mendukung upaya pemerintah menjaga keamanan dan ketertiban,” tegas Tohari.
Menurutnya, periode Nataru memiliki intensitas pengiriman barang yang tinggi sehingga diperlukan pengawasan ekstra guna memastikan keamanan operasional dan keselamatan perjalanan kereta api.
Melalui inspeksi pengamanan ini, KAI Daop 7 Madiun berharap seluruh rangkaian Angkutan Nataru 2025/2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan pelayanan kepada masyarakat. (@Arn)







