IndonesiaBuzz: Surakarta, 5 Juli 2024 – Atas perintah SISKS Pakoe Boewono XIII, Karaton Surakarta Hadiningrat menggelar rapat persiapan menjelang pelaksanaan Kirab Pusaka 1 Suro. Rapat ini dipimpin oleh KGPH Adipati Drs. Dipokusumo M.Si selaku Pengageng Parentah Karaton Surakarta Hadiningrat, didampingi oleh KGPH Benowo, GRAy Putri Purnaningrum, dan Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa. Rapat berlangsung di Plataran Sasono Hadi, Karaton Surakarta Hadiningrat, Rabu (3/7/2024).
Turut hadir dalam rapat tersebut, Permaisuri Karaton Surakarta Hadiningrat GKR Pakoe Boewono, serta beberapa adik PB XIII sebagai pengawas. Selain itu, rapat ini juga melibatkan beberapa instansi pemerintah dari Pemkot Solo seperti Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Perhubungan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta perwakilan dari Polresta Surakarta dan Polsek Pasar Kliwon. Puluhan Abdi Dalem Karaton Surakarta Hadiningrat juga turut hadir, mewakili ratusan Abdi Dalem lainnya yang akan terlibat dalam pelaksanaan Kirab Pusaka 1 Suro.
Dalam rapat tersebut, diputuskan bahwa Kirab Pusaka 1 Suro Karaton Surakarta Hadiningrat akan dilaksanakan pada pukul 00:00 WIB malam Senin, tanggal 7 Juli 2024. Kirab ini akan diikuti oleh sekitar 5.000 peserta dengan rute sepanjang 7 km. Kirab akan dimulai dari Kraton Surakarta Hadiningrat, melewati Kamandungan Karaton Surakarta, Jalan Supit Urang, simpang Bank Indonesia, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Veteran, Jalan Yos Sudarso, Jalan Slamet Riyadi, dan kembali ke Karaton Surakarta Hadiningrat.

Prameswari Dalem Karaton Surakarta Hadiningrat, GKR Pakoe Boewono, menegaskan bahwa Kirab Pusaka ini dilaksanakan atas perintah SISKS Pakoe Boewono XIII dan akan berjalan sesuai dengan jadwal berdasarkan perhitungan Karaton Surakarta Hadiningrat.
“Atas perintah SISKS Pakoe Boewono XIII, Karaton Surakarta Hadiningrat akan melaksanakan Kirab Pusaka 1 Suro pada pukul 00:00 WIB malam Senin, tanggal 7 Juli 2024,” tuturnya.
Pengageng Parentah Karaton Surakarta Hadiningrat, KGPH Adipati Drs. Dipokusumo M.Si, menjelaskan bahwa tidak ada perubahan rute kirab tahun ini. Kirab akan dimulai dari Karaton, melewati Geladak, kantor Telkom, Jalan Kapten Mulyadi, Baturono, perempatan Gemblegan, Nonongan, dan kembali ke Karaton.
“Acara ini ditandai dengan lonceng dipukul 12 kali dan rangkaian acara diawali dengan doa bersama atau wilujengan, untuk keselamatan seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia,” ujarnya.







