Tuesday, September 29, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Humaniora Historia

Jejak Kepemimpinan PB X: Dari Pembangunan Surakarta hingga Dukungan untuk Pergerakan Nasional

by Redaksi IndonesiaBuzz
December 25, 2024
Reading Time: 4 mins read
Jejak Kepemimpinan PB X: Dari Pembangunan Surakarta hingga Dukungan untuk Pergerakan Nasional

Pakubuwono X (PB X). (Wikipedia)

IndonesiaBuzz: Historia – Sri Maharaja Sahandhap Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Ingkang Minulya saha Ingkang Wicaksana Kangjeng Susuhunan Pakubuwana Senapati ing Alaga Abdurrahman Sayyidin Panatagama Ingkang Jumeneng kaping Sadasa ing Nagari Surakarta Hadiningrat atau PakuBuwono X (PB X), raja yang memerintah Kraton Kasunanan Surakarta dari 1893 hingga 1939.

Peranannya dalam mendukung perjuangan kemerdekaan dan mencetak tokoh-tokoh penting dalam sejarah Indonesia tak dapat dipandang sebelah mata. Jasanya diabadikan dengan pemberian Bintang Mahaputra Adipradana pada Tahun 2009 dan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Pendidikan dan Pembentukan Kepemimpinan PB X

Sri Susuhunan Pakubuwana X, yang lahir pada 29 November 1866 dengan nama Raden Mas Gusti Sayidin Malikul Kusna, memiliki berbagai keahlian yang mendalam. Di antaranya adalah kesusastraan, agama Islam, seni, dan keahlian dalam berbagai bidang, termasuk kuda dan senjata. Tidak hanya itu, PB X juga mempelajari berbagai ajaran dari serat-serat piwulang Jawa, psikologi, serta bahasa Arab, Melayu, dan Belanda.

Pakubuwono X (PB X). (Wikipedia)

Menurut Pengageng Sasana Wilapa Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KP H Dany Nur Adiningrat, PB X memperoleh pendidikan yang sangat luas dan beragam yang membentuk dirinya menjadi pemimpin yang visioner.

BeritaTerkait

Kraton Surakarta Gelar Kirab Malam Selikuran, Padukan Ritual, Budaya, dan Syiar Islam

Sadranan Kajoran Jadi Simbol Sinergi Warga dan Karaton Surakarta

“Kecemerlangan PB X tidak lepas dari bimbingan Pakubuwana IX. Sejak usia tujuh tahun, PB X sudah dilibatkan dalam pertemuan politik dengan pejabat Belanda,” ujar Kanjeng Dany, sapaan akrabnya.

Kemajuan Infrastruktur di Masa Pemerintahan PB X

Lebih lanjut, Kanjeng Dany mengungkapkan, setelah naik tahta pada 30 Maret 1893, PB X membawa Kraton Kasunanan Surakarta ke dalam era kemajuan yang pesat, terutama di bidang infrastruktur. Beberapa bangunan penting seperti Stasiun Solo Jebres, Taman Sriwedari, Pasar Gede, dan Tempat Potong Hewan merupakan hasil dari kebijakannya yang memprioritaskan pembangunan daerah.

“Pembangunan yang dilakukan PB X tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga berfokus pada pengembangan budaya dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.

Dukungan Terhadap Pergerakan Nasional

Di masa pemerintahannya, PB X memberikan dukungan besar terhadap kebangkitan nasional. Ia mendorong para bangsawan dan kerabatnya untuk mendukung organisasi-organisasi pergerakan seperti Budi Oetomo dan Syarikat Islam (SI), yang merupakan tonggak penting dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Salah satu bentuk dukungan PB X terhadap SI terlihat ketika Kongres SI tahun 1913 diselenggarakan di Taman Sriwedari, yang mendapat restu penuh dari PB X.

“PB X tidak hanya memfasilitasi, tetapi juga memberi dukungan secara terbuka dan diam-diam kepada pergerakan-pergerakan ini,” lanjut Kanjeng Dany.

Mendukung Pendidikan dan Mencetak Tokoh-Tokoh Terkenal

PB X juga sangat memperhatikan dunia pendidikan. Dari kantong pribadinya, PB X memberikan beasiswa kepada anak-anak pandai dari abdi dalem. Beberapa tokoh besar yang lahir dari beasiswa ini antara lain Prof. Dr. Mr. Soepomo, penyusun UUD 1945 dan Menteri Kehakiman, serta Prof. Dr. Mr. Wirjono Prodjodikoro, Ketua Mahkamah Agung Indonesia.

“PB X berperan besar dalam mencetak banyak tokoh yang kemudian memiliki kontribusi besar dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia,” ungkapnya.

Strategi Politik Ngideri Buwono

Kanjeng Dany pun menjelaskan, salah satu kebijakan unik PB X adalah Ngideri Buwono, yang berarti berkeliling untuk menyerap aspirasi rakyat dan memperjuangkan kemerdekaan. Kebijakan ini mendapat kritik dari pemerintah kolonial Belanda, yang menganggapnya sebagai pemborosan.

Namun, PB X tetap teguh pada pendiriannya, karena ia percaya bahwa kebijakan tersebut sangat penting untuk menyuarakan aspirasi rakyat dan mendukung pergerakan kemerdekaan.

Penghargaan Sebagai Pahlawan Nasional

Setelah memerintah selama 46 tahun, PB X wafat pada 1939. Jasanya kemudian diabadikan dengan pemberian Bintang Mahaputra Adipradana pada tahun 2009 dan penetapan dirinya sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

“PB X bukan hanya pemimpin Keraton Surakarta, tetapi juga pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia,” tutup Kanjeng Dany.

Dengan segala jasa dan perjuangannya, Pakubuwana X menjadi salah satu pahlawan yang tidak hanya memajukan Keraton Surakarta, tetapi juga turut membentuk perjalanan bangsa menuju kemerdekaan. @indonesiabuzz

Tags: Budi OetomoHistoriaIr Soekarnokemerdekaan IndonesiaKeraton SurakartaMuseum Radyapustakapahlawan nasionalPaku Buwono XPB IXPB XPendidikanPergerakan Nasionalperjuangan kemerdekaanpolitik BelandaRaja JawaSejarah Indonesiasejarah Surakartastrategi politikSyarikat IslamTaman Sriwedari
Share228SendScan

Trending

Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Sukoharjo, Dua Tersangka Diamankan
Hukum & Kriminal

Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Sukoharjo, Dua Tersangka Diamankan

13 minutes ago
Auto Draft
News

Rekrutmen KAI, Daop 7 Madiun Ingatkan Warga Waspada Penipuan

29 minutes ago
DPR Gelar Paripurna ke-7, RUU APBN 2027 Masuk Tahap Pengambilan Keputusan
News

DPR Gelar Paripurna ke-7, RUU APBN 2027 Masuk Tahap Pengambilan Keputusan

5 hours ago
41 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, 29 Masih Menunggu Kepastian
News

41 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, 29 Masih Menunggu Kepastian

5 hours ago
Terungkap, 2 Napi Korupsi Timah yang Ditemukan di Area Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
News

Terungkap, 2 Napi Korupsi Timah yang Ditemukan di Area Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

7 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Sukoharjo, Dua Tersangka Diamankan

Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Sukoharjo, Dua Tersangka Diamankan

September 29, 2026
Auto Draft

Rekrutmen KAI, Daop 7 Madiun Ingatkan Warga Waspada Penipuan

September 29, 2026

TERPOPULER

KPK Sita Sawah 1.938 Meter Persegi di Ngawi, Pasang Papan Penyitaan

Diskusi Publik KY, PB XIV Ungkap Sejarah Peradilan Kraton

DPRD Ngawi Turun Lapangan di Tiga Pilar Cup 2026, Tekankan Dukungan untuk Persinga

350 Prajurit Yon Armed 12 Kostrad Pulang dari Pamtas RI-RDTL

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In