IndonesiaBuzz: Halo Jogja – Sebuah kecelakaan terjadi di Pantai Siung, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Jogjakarta, pada Kamis (11/4/2024) sekitar pukul 10.00 WIB. Dua orang mengalami cedera akibat jatuh dari jembatan bambu yang rusak, dengan ketinggian sekitar 5 meter yang menjadi akses menuju spot foto di pantai tersebut.
Kedua korban adalah seorang wisatawan yang mengalami luka lecet serta bengkak pada lengan, dan seorang pemandu wisata yang mengalami lecet pada kakinya. Wisatawan yang jatuh dari jembatan tersebut bernama Bayu (19) asal Jakarta.
Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan dari masyarakat setempat, termasuk paman Bayu yaitu Juna, yang mengungkapkan kejadian tersebut di grup Facebook Info Cegatan Gunungkidul.
Dari insiden tersebut, Juna menyayangkan pengelolaan fasilitas pariwisata tersebut. Menurutnya, fasilitas tersebut seharusnya ditutup lantaran sudah tidak layak.
Dalam tanggapannya terhadap insiden ini, Kabid Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Gunungkidul, Supriyanta, mengakui adanya insiden tersebut. Dia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengimbau pengelola wisata untuk memastikan kesiapan dalam menyambut libur Lebaran sejak jauh hari.
“Sebenarnya, memang Dispar Gunungkidul jauh sebelum libur Lebaran telah menyampaikan surat edaran kepada seluruh stakeholder pariwisata yang intinya berisikan imbauan memastikan kesiapan dalam penyelenggaraan libur Lebaran 2024 agar aman dan nyaman,” jelas Supriyanta dikutip dari detikJogja, Jumat (12/4/2024).
Dia mengatakan saat hendak mengantar Bayu ke puskesmas terdekat, yang berkaitan tidak berkenan.
“Korban mengalami luka ringan sedikit trauma, lecet sedikit di tangan. Namun ketika akan kita antar ke puskesmas terdekat, tidak mau,” ungkapnya.
Supriyanta juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat dan menyarankan agar jembatan yang rusak tersebut diperbaiki atau ditutup demi keamanan wisatawan.
“Kemarin kita sampaikan untuk diperbaiki atau ditutup saja,” jelasnya.
Dalam konteks lebih luas, kecelakaan ini menjadi evaluasi bagi Dinas Pariwisata Gunung Kidul dalam penyelenggaraan libur Lebaran 2024. Mereka berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan di destinasi pariwisata Gunung Kidul.







