Tuesday, September 15, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Sudut Pandang Opini

Gelombang Aksi Rakyat, Elite Politik Merapat ke Istana: Reformasi atau Taktik?

by Eko Sigit
August 31, 2025
Reading Time: 2 mins read
Gelombang Aksi Rakyat, Elite Politik Merapat ke Istana: Reformasi atau Taktik?

Di Tengah Gelombang Demo, Prabowo Kumpulkan Elite Partai di Istana, Minggu (31/8/25). (foto Setpres RI)

Oleh: Eko Sigit Pujianto

IndonesiaBuzz: Opini – Gelombang demonstrasi yang mengguncang berbagai kota Indonesia dalam sepekan terakhir jelas bukan peristiwa biasa. Kemarahan publik atas gaya hidup mewah wakil rakyat, ketidaktransparanan gaji DPR, hingga jatuhnya korban jiwa di tengah aksi, menjelma menjadi arus besar ketidakpuasan rakyat. Di tengah situasi panas inilah, Presiden Prabowo Subianto mengundang para ketua umum partai politik dan pimpinan lembaga negara ke Istana Merdeka, Minggu (31/8/25)sore.

Di antara yang hadir, tampak Megawati Soekarnoputri, Surya Paloh, Muhaimin Iskandar, Zulkifli Hasan, hingga Edhie Baskoro Yudhoyono. Lengkap sudah, hampir semua poros politik duduk semeja dengan Presiden. Pertanyaannya, apakah ini sekadar konsolidasi politik menghadapi krisis, atau ada tawar-menawar kepentingan di balik meja?

Presiden Prabowo dalam keterangannya menegaskan langkah tegas: pencabutan keanggotaan DPR bagi yang “keliru”, pemangkasan tunjangan anggota DPR, hingga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri. Sebuah keputusan yang di atas kertas terlihat tegas, bahkan revolusioner. Tetapi publik bertanya, benarkah ini suara nurani partai, atau sekadar strategi “damage control” untuk meredam amarah rakyat?

BeritaTerkait

TPA Winongo dan Gagalnya Incinerator: Cermin Buruknya Tata Kelola Pembangunan di Kota Madiun

Kisruh Ijazah Presiden Ketujuh: Dilema Penegakan Hukum di Mata Publik

Kehadiran Megawati, Surya Paloh, dan elite lainnya bisa dibaca sebagai sinyal awal rekonsiliasi politik besar-besaran. Namun, skeptisisme publik tidak mudah dipadamkan. Rekonsiliasi di atas kertas berpotensi hanya menjadi “tukar guling kebijakan”: tunjangan dipotong, tetapi kebijakan lain yang lebih strategis bisa saja dikompensasikan dalam ruang-ruang politik tertutup.

Situasi ini mengingatkan pada babak-babak krisis sebelumnya dalam sejarah politik Indonesia, di mana elite memilih merapatkan barisan untuk menjaga stabilitas, tetapi sering kali mengorbankan transparansi yang diinginkan rakyat.

Prabowo dalam pernyataannya menekankan kepentingan rakyat dan penghormatan terhadap kebebasan berpendapat sesuai konstitusi dan konvensi internasional. Namun, tantangan sesungguhnya bukan hanya soal narasi, melainkan implementasi nyata: apakah DPR benar-benar akan dipangkas privilese-nya, ataukah hanya kosmetik politik?

Gelombang aksi mahasiswa, buruh, hingga pengemudi ojol sudah menguji legitimasi parlemen. Jika hasil pertemuan elite di Istana hanya berhenti pada pernyataan pers, tanpa langkah konkret, maka bukan mustahil api demonstrasi akan kembali membesar.

Sejarah politik Indonesia sudah terlalu sering mencatat rekonsiliasi yang lebih menguntungkan elite ketimbang rakyat. Maka kali ini, pertanyaannya jelas: apakah langkah Prabowo dan para ketum benar-benar jalan menuju reformasi parlemen, atau sekadar taktik menyelamatkan wajah politik di tengah badai? @sigit

Tags: dprGelombang demonstrasihingga Edhie Baskoro Yudhoyono.Megawati Soekarnoputrimuhaimin iskandarPertemuan Megawati dan Presiden PrabowoPresiden Prabowo Subiantosurya palohZulkifli Hasan
Share225SendScan

Trending

Bupati Madiun Tekankan Kepuasan Pasien dalam Evaluasi BLUD
News

Bupati Madiun Tekankan Kepuasan Pasien dalam Evaluasi BLUD

2 hours ago
KPK Periksa Tujuh Saksi, Dalami Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed
News

KPK Periksa Tujuh Saksi, Dalami Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed

5 hours ago
Purbaya Tak Tergoda Jabatan Baru Usai Dicopot, “Gue Mau Mancing”
News

Purbaya Tak Tergoda Jabatan Baru Usai Dicopot, “Gue Mau Mancing”

5 hours ago
Hari Kedelapan Pencarian, Tim SAR Perluas Area hingga 872 Mil Laut Cari Delapan Orang di Selat Sunda
News

Hari Kedelapan Pencarian, Tim SAR Perluas Area hingga 872 Mil Laut Cari Delapan Orang di Selat Sunda

5 hours ago
Auto Draft
News

KAI MRF 2026 Hadirkan 1.500 Pelari dari 79 Kota

6 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Bupati Madiun Tekankan Kepuasan Pasien dalam Evaluasi BLUD

Bupati Madiun Tekankan Kepuasan Pasien dalam Evaluasi BLUD

September 15, 2026
KPK Periksa Tujuh Saksi, Dalami Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed

KPK Periksa Tujuh Saksi, Dalami Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed

September 15, 2026

TERPOPULER

Perempuan 54 Tahun Ditemukan Meninggal di Aliran Bengawan Solo Ngawi

Wonogiri Jadi Tuan Rumah Pra POPDA Zona II Jateng 2026, 659 Atlet Pelajar Berebut Tiket ke Semarang

Petinju Pelajar Sasana Soerjo Ngawi Borong 7 Emas di Piala Wali Kota Surakarta 2026

Chord Gitar dan Lirik Mangu – Fourtwnty ft Charita Utami

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In