IndonesiaBuzz: Wonogiri, 9 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten Wonogiri mulai mematangkan persiapan Festival Geopark Gunung Sewu ke 7 Tahun 2025 yang akan digelar akhir Oktober mendatang. Rapat koordinasi lintas instansi digelar di Aula Museum Kars Indonesia, Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, pada Kamis (9/10/25), membahas kesiapan teknis, pengamanan, hingga promosi kegiatan yang menjadi ikon sport tourism Kabupaten Wonogiri tersebut.
Rapat berlangsung dari pukul 13.35 hingga 15.30 WIB dan dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari DisporaPar Wonogiri, Forkopimcam Pracimantoro, kepala desa, hingga komunitas masyarakat. Hadir pula Kapolsek Pracimantoro AKP Bunal Eko Trilaksono, yang menegaskan komitmen Polri dalam menjaga kelancaran dan keamanan kegiatan berskala besar itu.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DisporaPar) Kabupaten Wonogiri, Haryanto, menjelaskan bahwa Festival Geopark Gunung Sewu ke 7 akan menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025.
“Kami rencanakan dua event besar, yaitu Jalan Sehat dan Gowes Susur Bengawan Solo Purba (BSP) ke 7. Even ini kami dorong agar masuk ke kalender nasional DisporaPar Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.
Kegiatan akan berlangsung selama dua hari berturut turut: Sabtu (25/10/25) untuk Jalan Sehat dan Minggu (26/10/25) untuk Gowes BSP, dengan pusat kegiatan di kawasan Museum Kars Indonesia.
Camat Pracimantoro, Warsito, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar penyelenggaraan festival berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami siap mendukung penuh. Event ini bukan hanya olahraga, tapi juga ajang promosi potensi wisata Pracimantoro agar lebih dikenal secara nasional,” ungkapnya.
Dari sisi keamanan, Kapolsek Pracimantoro AKP Bunal Eko Trilaksono memastikan Polsek bersama Koramil telah menyiapkan pola pengamanan terbuka dan tertutup di sepanjang jalur kegiatan.
“Kami akan menempatkan personel di titik titik strategis sepanjang rute. Mohon panitia memperjelas jalur dan lokasi transit agar pengamanan bisa disesuaikan dengan baik,” jelasnya.
Selain pengamanan, Polsek juga mengimbau panitia untuk menyiapkan layanan kesehatan lapangan bagi peserta guna mengantisipasi potensi gangguan kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Rapat koordinasi yang diikuti sekitar 24 peserta tersebut berjalan tertib, lancar, dan kondusif, menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis untuk memastikan kesiapan pelaksanaan festival.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, Festival Geopark Gunung Sewu ke 7 diharapkan menjadi momentum kebangkitan sport tourism dan promosi budaya Wonogiri di tingkat nasional sekaligus menegaskan posisi Wonogiri sebagai salah satu gerbang utama wisata alam dan geologi Jawa Tengah. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri)







