Indonesiabuzz.com : Kediri, 27 Februari 2024 – Nur Abidin (29), yang kembali menjalani persidangan di PN Kabupaten Kediri, diberi kesempatan untuk memberikan pembelaan dan akhirnya Abidin meminta keringanan dengan terisak.
“Sempat berkaca-kaca. Yang jelas karena menyesal atas perbuatannya,” terang Merdiko Utomo selaku penasehat hukum (PH) Abidin.
Merdiko menyebut, upaya pembelaan ini diprasahkan langsung kepada terdakwa karena Abidin mengajukan surat permohonan sendiri.
“Karena ditulis sendiri jadi dibacakan sendiri oleh terdakwa,” terangnya.
Merdiko mengatakan, kliennya itu menyesal telah melakukan perbuatan biadap itu kepada SS. Dia pun juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu. Selain itu, Abidin juga memohon keringanan karena mempunyai tanggungan anak yang masih kecil dan seorang istri.
“Klien saya juga mengaku kalau menanggung biaya sekolah adik-adiknya,” terang Merdiko.
Ditemui secara terpisah, Kasi Pidum Kejari Kabupaten Kediri Aji Rahmadi, mengatakan bahwa agenda sidang berikutnya akan dilaksanakan pada Senin depan (4/3/2024). Dan agendanya adalah replik atau tanggapan dari permohonan keringanan dari terdakwa.
“Minggu depan replik dari jaksa karena ini pembelaan dari terdakwa langsung jadi harus ada repliknya,” pungkasnya.
Perlu diketahui, kronologi kejadian bejat yang dilakukan oleh Abidin adalah pada 13 Juni 2023, sekitar pukul 09.00. Saat itu Abidin memanggil muridnya satu persatu. Murid kelas IX pun masuk ke ruangannya untuk alasan mengumpulkan kartu keluarga.
Saat giliran si korban SS, Abidin berusaha mengajaknya ngobrol. Tersangka basa-basi menanyakan terkait pekerjaan orang tua SS. Kemudian Abidin memulai merayu SS untuk melancarkan aksi bejatnya.
Korban diminta melakukan hand job oleh oknum guru Pendidikan Kewarganegaraan itu. Tersangka mencoba membujuk korban sebanyak tiga kali. Percobaan pertama dan kedua berhasil ditolak korban. Namun, untuk yang ketiga kalinya SS tak kuasa untuk menolak. Hingga terjadilah aksi bejat tersebut di salah satu ruang di SMP tersebut.
Korban SS ternyata merekam tindakan tidak senonoh yang dilakukan Abidin. Aksinya itu terungkap setelah SS menceritakannya ke orang tuanya dengan menunjukkan bukti rekaman video yang diambilnya secara diam-diam itu. (Puthut-Red)







