Tuesday, August 11, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Humaniora

Durian Merah Banyuwangi Resmi Berstatus Indikasi Geografis, Warisan Alam dan Kearifan Lokal Kini Diakui Negara

by Yudi
January 21, 2026
Reading Time: 3 mins read
Durian Merah Banyuwangi Resmi Berstatus Indikasi Geografis, Warisan Alam dan Kearifan Lokal Kini Diakui Negara

Durian merah Banyuwangi, Jawa Timur. (foto: dok. Pemkab Banyuwangi/Istimewa)

IndonesiaBuzz: Banyuwangi, 21 Januari 2026 – Kekayaan hayati Banyuwangi kembali menorehkan capaian penting. Direktorat Merek dan Indikasi Geografis Kementerian Hukum secara resmi menetapkan durian merah khas Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai produk berstatus Indikasi Geografis (IG). Pengakuan ini menegaskan keunikan durian merah sebagai komoditas hortikultura yang lahir dari perpaduan alam, budaya, dan pengetahuan lokal masyarakat setempat.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut, durian merah Banyuwangi menjadi buah durian pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikat IG. Proses pengajuannya telah berlangsung sejak 2023 dan melalui tahapan panjang hingga akhirnya disahkan.

“Alhamdulillah, sertifikat IG durian merah Banyuwangi sudah terbit. Ini menjadi yang pertama di Indonesia untuk komoditas durian merah,” ujar Ipuk di Banyuwangi, Rabu (21/1/26).

Pengakuan tersebut disambut dengan rasa bangga oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Menurut Ipuk, status Indikasi Geografis tidak hanya menjadi pengakuan hukum atas keunikan durian merah, tetapi juga diharapkan menjadi pengungkit kesejahteraan petani dan penguatan ekonomi lokal.

BeritaTerkait

Kraton Surakarta Gelar Kirab Malam Selikuran, Padukan Ritual, Budaya, dan Syiar Islam

Sadranan Kajoran Jadi Simbol Sinergi Warga dan Karaton Surakarta

“Dengan IG ini, durian merah Banyuwangi memiliki daya promosi yang lebih kuat. Produktivitas petani, khususnya di Kecamatan Songgon sebagai sentra durian merah, bisa meningkat, sekaligus mendorong sektor pariwisata daerah,” katanya.

Ipuk juga mengajak masyarakat luas untuk datang dan merasakan langsung keunikan durian merah Banyuwangi.

“Durian merah Banyuwangi sangat unik dan tidak dimiliki daerah lain,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda, menjelaskan bahwa keistimewaan durian merah Banyuwangi terletak pada warna daging buahnya yang merah serta cita rasa khas dengan aroma kuat. Kekhasan tersebut terbentuk dari kombinasi faktor alam seperti jenis tanah, iklim, dan ketinggian wilayah, yang berpadu dengan praktik budidaya tradisional yang diwariskan secara turun temurun.

Durian merah Banyuwangi memiliki beberapa gradasi warna daging, mulai dari merah, merah pelangi, hingga merah semburat. Secara fisik, buah ini berbentuk bulat hingga lonjong dengan kulit berwarna kuning kehijauan, memiliki 4 hingga 7 juring, ketebalan daging antara 4,2 hingga 18,5 milimeter, serta porsi daging mencapai 41,7 persen.

Dari sisi mutu, durian merah Banyuwangi dikenal beraroma kuat dengan rasa manis dan pahit yang seimbang. Teksturnya lembut dan pulen, serta mengandung gizi tinggi seperti antioksidan, vitamin C, dengan kadar lemak relatif rendah.

Ilham menambahkan, durian merah Banyuwangi tergolong komoditas langka. Hingga saat ini, baru enam pohon induk yang tercatat dan terdaftar dalam skema IG, dengan estimasi produksi rata rata mencapai 4 ton per pohon. Durian merah tersebut berasal dari enam varietas unggul nasional, yakni balqis, SOJ, gandrung, sayu wiwit, tawangalun, dan madu Blambangan.

Keenam varietas itu ditanam di sejumlah kecamatan, antara lain Songgon, Rogojampi, Singojuruh, Glagah, Licin, dan Srono. Sejak 2015, Banyuwangi telah mendaftarkan 12 jenis durian lokal sebagai varietas unggul, dan enam di antaranya merupakan durian merah.

Secara keseluruhan, luas panen durian di Banyuwangi mencapai 3.262 hektare dengan total produksi sekitar 27.890 ton per tahun. Sentra produksi tersebar di Kecamatan Songgon, Licin, Glenmore, Kalibaru, Rogojampi, Singojuruh, Glagah, dan Srono.

Sebagai bentuk komitmen perlindungan dan pengelolaan berkelanjutan, Bupati Ipuk Fiestiandani juga menyerahkan sertifikat Indikasi Geografis Durian Merah Banyuwangi kepada Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Durian Merah Banyuwangi di Kecamatan Songgon. Pengakuan ini diharapkan menjadi tonggak pelestarian kekayaan hayati sekaligus identitas kultural Banyuwangi yang bernilai ekonomi tinggi. @yudi

Tags: Direktorat Merek dan Indikasi Geografis Kementerian Hukumdurian merahIndikasi Geografiskhas Banyuwangimenetapkan
Share222SendScan

Trending

Pemerintah Kaji Opsi Tarik Guru PPPK Jadi ASN Pusat, Tito, Masih Di Exercise
News

Pemerintah Kaji Opsi Tarik Guru PPPK Jadi ASN Pusat, Tito, Masih Di Exercise

9 hours ago
49 Personel dan Warga Sipil Terima Penghargaan Kapolda Jateng, Dedikasi dan Prestasi Jadi Sorotan
News

49 Personel dan Warga Sipil Terima Penghargaan Kapolda Jateng, Dedikasi dan Prestasi Jadi Sorotan

13 hours ago
Pemkab Madiun Luncurkan Jempol Mas Har, Permudah Izin Usaha
News

Pemkab Madiun Luncurkan Jempol Mas Har, Permudah Izin Usaha

14 hours ago
Auto Draft
News

Kabupaten Madiun Perdana Salurkan Bantuan Pangan Jatim

14 hours ago
Karhutla Kepung 10 Provinsi, Bromo Jadi Wilayah Terparah dengan 520 Hektare Lahan Terbakar
News

Karhutla Kepung 10 Provinsi, Bromo Jadi Wilayah Terparah dengan 520 Hektare Lahan Terbakar

14 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Pemerintah Kaji Opsi Tarik Guru PPPK Jadi ASN Pusat, Tito, Masih Di Exercise

Pemerintah Kaji Opsi Tarik Guru PPPK Jadi ASN Pusat, Tito, Masih Di Exercise

August 11, 2026
49 Personel dan Warga Sipil Terima Penghargaan Kapolda Jateng, Dedikasi dan Prestasi Jadi Sorotan

49 Personel dan Warga Sipil Terima Penghargaan Kapolda Jateng, Dedikasi dan Prestasi Jadi Sorotan

August 10, 2026

TERPOPULER

Pemkab Ngawi Revitalisasi Kepatihan Berusia Hampir Dua Abad, Fokus Pulihkan Keaslian Bangunan Cagar Budaya

Bupati Ngawi Lantik 228 PNS Baru, Dorong Talenta Muda Perkuat Reformasi Birokrasi

Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Ngawi Terbakar, Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah

Wushu Ngawi Pertahankan Gelar Juara Umum di Skanega Elite Championship 2026

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In